INHIl

Kodim 0314/Inhil Ikuti Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 111

Senin, 20 Mei 2019 - 15:37:28 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

TEMBILAHAN – Wakil Bupati Inhil  H.Syamsuddin Uti menjadi Inspektur Upacara pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional di lapangan apel Kantor Bupati Inhil, Jalan Akasia, Tembilahan, Senin (20/05/2019) sekitar pukul 08.00 Wib.

Hadir saat upacara berlangsung itu  adapun peserta upacara terdiri dari Unsur Forkopimda, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Inhil, serta personel TNI dan Polri.

Dalam kesempatan ini Kodim 0314/Inhil diwakili oleh Kasdim 0314 Inhil Mayor Inf Untung Kusmanto serta perwira staf yang ada di kodim 0314/Inhil dan 1 Pleton ikut sebagai peserta upacara.

Pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke 111 tahun 2019 mengambil tema Bangkit Untuk Bersatu". Dalam kesempatan ini Wakil Bupati Inhil H Syamsuddin Uti membacakan sambutan dari Menteri Komunikasi dan informatika Republik Indonesia, (RI) Rudiantara.

Loading...

Dalam sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia mengatakan bahwa semangat kebangkitan nasional  Sumpah  Palapa  tersebut merupakan embrio paling kuat bagi janin persatuan Indonesia,Wilayah Nusantara yang disatukan oleh Gajah Mada telah menjadi acuan bagi perjuangan berat para pahlawan nasional kita untuk mengikat wilayah Indonesia seperti yang secara de jure terwujud dalam negara kesatuan Republik Indonesia saat ini.

Melalui amanat Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia juga mengatakan Kita berada dalam situasi pasca-pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita.Kita mengaspirasikan pilihan yang  berbeda-beda namun semua pilihan pasti kita niatkan untuk kebaikan bangsa. Oleh sebab itu tak ada maslahatnya jika dipertajam dan justru mengoyak persatuan sosial kita.

Disampaikannya yang harus dicermati bahwa kita Yang  telah  mampu terus menghidupi semangat persatuannya selama berabad-abad. Kuncinya ada dalam  dwilingga salin suara  berikut ini gotong-royong.Ketika diminta merumuskan dasar negara  Indonesia  dalam pidato di hadapan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia,  Bung Karno, menawarkan Pancasila yang berintikan lima asas. Namun Bapak Proklamator Republik Indonesia tersebut juga memberikan pandangan bahwa jika nilai-nilai Pancasila tersebut diperas  ke dalam tiga sila, bahkan satu "sila" tunggal, maka yang menjadi intinya  inti, core of the core, adalah gotong-royong. (adp)



Tulis KomentarIndex
Berita TerkaitIndex