Kegiatan Bukber Pemda Inhil di Jakarta Dinilai Hanya Buang-buang Anggaran, ini Jawaban Pemkab Inhil

Senin, 20 Mei 2019 - 20:12:30 WIB
Share Tweet Google +
Loading...

TEMBILAHAN – Setiap bulan ramadhan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir secara rutin melaksanakan kegiatan buka puasa bersama di Pekanbaru dan Jakarta.

Di Pekanbaru, Pemda Inhil buka puasa bersama dengan Kerukunan Keluarga Indragiri Hilir (KKIH) Pekanbaru, begitu juga di Jakarta, saban tahun Pemda Inhil menggelar buka puasa bersama dengan warga Inhil di perantauan.

Acara yang digelar di hotel itu lantas menjadi pembahasan para netizen di linimasa social media facebook. Beberapa netizen menilai kegiatan tersebut terkesan hanya membuang anggaran daerah.

Apalagi ditengah ekonomi Inhil yang sedang sulit, harga kelapa yang anjlok dan masih banyak jalan yang rusak parah, kegiatan tersebut dinilai kurang tepat.

Loading...

Namun tidak semua melulu para netizen menuliskan kritiknya, ada juga yang mendukung kegiatan tersebut.

Salah seorang masyarakat Inhil Jakarta, Muhammad Fikri ketika diminta tanggapannya mengenai kegiatan buka puasa bersama Pemda Inhil di Jakarta, menyampaikan dirinya sangat mendukung.

Dikatakan Fikri, kegiatan buka puasa bersama Pemda Inhil sangat dinantikan oleh masyarakat Inhil yang ada di perantauan di Ibu kota dan sekitarnya.

Fikri menilai kegiatan tersebut sangat positif, selain sebagai ajang silaturahmi masyarakat peratuan dengan Pemda Inhil, lewat kegiatan tersebut Pemda Inhil bisa menjaring relasi investor lewat warga Inhil yang ada di Jakarta.

“Karena acara sudah menjadi tradisi tahunan, moment bukber inhil Jakarta jadi tempat temu kangennya masyarakat Inhil Jakarta, dari Pemda memberikan informasi perkembangan pembangunan dan program kerja yang sudah, sedang dan akan dilakukan jangka pendek dan panjang,” ujar Fikir ketika dihubingi lewat seluler, Minggu (19/05/2019).

“Acara bukber lebih ke sharing session, biasanya Pemda menjaring investor juga dari rekan dan kenalan pengusaha orang Inhil yang di Jakarta, detail diskusinya diluar acara,” tambah Fikri, pengusaha telekomunikasi asal Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka yang sudah sepuluh tahun lebih menetap di Jakarta.

Jika ada masyarakat yang mengkritik, Fikri menanggapi menurutnya yang perlu dikritik adalah terkait soal anggaran perjalanan dinas.

“Mungkin yang perlu dikritik SPPD nya, buka bersamanya hanya konsumsi dan venue aja, budgetnya tak seberapa, setahun sekali masyarakat Jakarta kumpul silaturrahmi,” ujar Fikri.

Selain itu Fikri juga menyampaikan Kabupaten lain yang ada di Riau juga menggelar kegiatan yang sama setiap tahunnya, termasuk pemerintah Provinsi Riau yang setiap tahun menggelar buka puasa bersama di Jakarta.

“Jadi saya sangat mendukung, karna silaturrahmi adalah kekuatan jika kompak, kita harus belajar dari daerah lain seperti padang medan persatuan mereka kuat dan kompak,” tambah Fikri.

Pemerintah Daerah Kabupaten Inhil melalui Kepala Bagian Humas, RM Sudinoto, MM ketika dikofirmasi membantah bahwa kegiatan buka bersama di Jakarta disebut kegiatan yang membuang-buang anggaran alias mubazir, apalgi disebut sebagai ajang menghambur-hambur anggaran.

Dikatakan Sudinoto, kegiatan yang sudah ada sejak zaman Bupati Indra Muklis itu sudah dikaji dan dirumuskan Pemda Inhil bersama DPRD apa manfaat yang didapat Pemda dari kegiatan tersebut.

“Soal penganggaran itu melalui pembahasan bersama di DPRD, kita bukan sembarang-sembarang membuat kegiatan, itu sudah dikaji bersama,” kata Sudinoto ketika ditemui awak media, Senin (20/05/2019).

Dijelaskan matan Camat Tembilahan itu, lewat kegiatan buka puasa bersama di Jakarta Pemda Inhil mendapat keuntungan baik secara materil mapun non meteril.

“Secara materil kita menjaring invetor lewat relasi warga Inhil yang ada di Jakarta, secara non materil kita mendapat masukan-masukan dari masyarakat kita yang ada disana untuk kemajuan daerah kita, baik dari yang berkecimpung di dunia profesional, pengusaha maupun yang ada di pemerintah pusat,” ujar Sudinoto.

Sementara itu sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Inhil, Herwanissitas ketika dikonfirmasi mengatakan tidak ada yang salah dengan kegiatan buka puasa bersama Pemda Inhil diluar daerah.

Namun pria yang akrab disapa Sitas itu menegaskan kegiatan tersebut harus diatur dan dikelola dengan baik agar selain nilai silaturahminya juga memberikan manfaat terhadap pembangunan daerah.

“Tapi ada yang harus diatur dan ditata dengan baik, sehingga tidak terindikasi menghambur-hamburkan dan memubazirkan anggaran daerah,” jawab Sitas singkat.

Seperti diketahui dari undangan yang beredar, tahun ini Pemda Inhil kembali mengadakan acara buka puasa bersama di Jakarta pada tanggal 26 Mei 2019 bertempat di Grend Sahid Jaya HotelJakarta, setelah itu Bukber juga akan dilaksanakan di Kota Pekanbaru. (ard/inhilklik.com)



Tulis KomentarIndex
Berita TerkaitIndex