Tol Pekanbaru-Dumai Membelah Siak, Sekda Arfan Usman Yakin Perekonomian Berkembang


Minggu, 27 September 2020 - 18:36:36 WIB
Tol Pekanbaru-Dumai Membelah Siak, Sekda Arfan Usman Yakin Perekonomian Berkembang

MEDIALOKAL.CO - Pemkab Siak termasuk unsur yang sangat bersyukur atas peresmian jalan Tol Pekanbaru-Dumai.

Sebab, jalan tol ini membelah kawasan kabupaten Siak di kecamatan Minas dan Kandis.

"Saya hadir pada acara peresmiannya kemarin, saya takjub dan sangat bersyukur jalan ini ada di wilayah kabupaten kita. Sebah, kami yakin akan memberikan perkembangan perekonomian," kata Sekdakab Siak Arfan Usman, Minggu (27/9/2020).

Arfan Usman mengatakan jalan tol ini bisa mempercepat perkembangan perekonomian di wilayah yang dilalui.

Karena itu, Pemkab Siak harus menyiapkan masyarakat agar dapat mengambil manfaat dari jalan itu.

"Mudah-mudahan ini berdampak positif bagi perekonomian kita," kata Arfan.

Selain itu, dengan adanya jalan tol ini membuat perjalanan semakin efisien.

Biasanya dari Siak ke Dumai itu memakan waktu sekitar 5 jam, dengan adanya tol ini hanya memakan waktu kurang lebih 2 jam.

Pembangunan jalan tol ini memakan waktu 3 tahun, yakni dimulai dari tahun 2017 dan selesai pada tahun 2020.

Jalan Tol Trans Sumatera ini dengan ruas Pekanbaru - Dumai sepanjang 131,5 KM diresmikan pemakaiannya secara penuh oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara virtual.

Kegiatan dilaksanakan di pintu masuk tol Dumai, Jumat (25/9/2020) siang.

"Mulai hari ini, jalan Tol Pekanbaru-Dumai sudah bisa dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan produktif, baik untuk masyarakat Riau maupun masyarakat yang melintasi pulau Sumatera," kata Presiden RI Joko Widodo.

Presiden RI juga menjelaskan bahwa pembangunan jalan Tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131,5 KM ini memakan biaya Rp12,18 Triliun.

Ini merupakan bagian dari jalan tol trans Sumatera sepanjang 2.878 KM, yang membentang dari Lampung hingga ke Aceh sebagai koridor utama.

Dalam sambutannya, Gubernur Provinsi Riau Syamsuar mengucapkan trimakasih kepada Presiden Republik Indonesia, karena telah membangun jalan tol dan meresmikan secara langsung secara virtual.

"Dengan adanya jalan Tol Pekanbaru-Dumai ini, merupakan sejarah pembangunan jalan tol perdana di Provinsi Riau. Jelas sangat bermanfaat bukan hanya bagi masyarakat Dumai, akan tetapi seluruh masyarakat Provinsi Riau dan pelaku usaha akan turut menikmati fasilitas jalan bebas hambatan ini didalam kegiatan perekonomian daerah," jelas Syamsuar.

Walikota Zulkifli AS Juga Yakin Banyak Investor ke Dumai

Rasa optimis juga dirasakan oleh Walikota Dumai, Zulkifli AS, yang turut menghadiri peresmian Tol Pekanbaru-Dumai, pada Jumat (25/9/2020).

Peresmian tol sepanjang 131 kilometer (KM) yang merupakan tol pertama di Riau, ini dilakukan secara virtual dari istana Bogor.

‎Setelah mengikuti rangkaian peresmian, Walikota Dumai, Zulkifli As mengaku, sangat bersyukur.


Sebab setelah sekian lama menunggu akhirnya Tol Pekanbaru-Dumai, sudah bisa di gunakan oleh masyarakat Riau, khususnya Dumai.

"Meskipun diguyur hujan, namun pelaksanaan peresmian berjalan lancar, dan Alhamdulillah tol dambaan masyarakat Dumai, dan Riau sudah bisa digunakan," katanya, Jumat.

Menurutnya, dengan telah diresmikannya Tol Pekanbaru-Dumai, tentunya dari segi efisiensi waktu akan didapat. Yang sebelumnya dari Dumai ke Pekanbaru bisa menghabiskan waktu 3,5 Jam, saat ini melewati Tol hanya butuh waktu 1,5 Jam saja.

Lebihlanjutdijelaskanya, dengan efisiensi waktu ini, tentunya pelaku usaha akan di untungkan, serta perekonomian akan meningkat, dengan begitu kesejahteraan masyarakat Dumai, akan meningkat.

Zulkifli As juga meyakini, dengan telah digunakannya Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, akan banyak investor yang akan datang ke Dumai, untuk berinvestasi.

"Dengan banyaknya investor untuk berinvestasi di kota Dumai, maka peluang lapangan kerja akan terbuka lebar bagi para pemuda dan pemudi kota Dumai," jelasnya.

Untuk itulah, Zulkifli As sangat yakin, dampak dari keberadaan jalan Tol Pekanbaru Dumai, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, dan membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Dumai.

"Jadi manfaatkan peluang usaha dengan adanya keberadaan jalan Tol Pekanbaru Dumai, sehingga Dumai, akan semakin maju, berkembang, dan masyarakatnya sejahtera," pungkasnya.

Setelah menunggu selama lebih kurang tiga tahu, Tol Pekanbaru-Dumai akhirnya diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo, Jumat (25/9/2020).

Tol sepanjang 131,5 kilometer ini mulai dibangun sejak 2017 lalu.

Ditengah guyuran hujan, prosesi seremonial peresmian tol pertama di Riau di pintu gerbang tol Dumai berlangsung sukses.

Meski dilaksanakan secara virtual, namun selama jalanya peresmian tidak ada kendala yang berarti. 

Presiden Jokowi dari istana negara tampak didampingi menteri sekretaris negara Pratikno dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko secara virtual meresmikan Tol Pekanbaru-Dumai.

Sedangkan di lokasi acara, di depan pintu gerbang tol Dumai, tampak hadir secara langsung menteri PUPR, Basuki Hadimuljono bersama Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar dan rombongan.

Presiden RI Joko Widodo mengungkapkan, pembangunan Tol Pekanbaru-Dumai yang sudah dimulai sejak 2017 lalu ini menelan anggara sebesar Rp 12,18 triliun.

Tol tersebut secara resmi dioperasikan, Jumat (25/9/2020) setelah diresmikan.

"Tol ini telah rampung dan telah selesai dan dapat dioperasikan secara penuh dan sudah bisa digunakan untuk mendukung kegiatan produktif. Baik untuk masyarakat Riau, maupun untuk masyarakat yang melintasi sumatera," katanya.

Jokowi mengungkapkan, Tol Pekanbaru-Dumai merupakan bagian dari tol trans Sumatera, sepanjang 2.878 kilometer.

Yang membentang dari Lampung sampai Aceh sebagai koridor utama.

"Ini akan meningkatkan konektifitas antara kota Pekanbaru sebagai ibu kota provinsi Riau dengan Kota Dumai sebagai kota pelabuhan dengan industri perminyakan dan agribinis yang maju," ujarnya.

Jokowi berharap dengan diresmikanya Tol Pekanbaru-Dumai ini dapat memperpendek jarak tempuh dari Pekanbaru ke Dumai dan sebaliknya.

"Dari sebelumnya 200 kilometer jika lewat jalan nasional memjadi hanya 131 kilometer jika ditemput lewat jalan tol," katanya.

Dengan kondisi ini, kata Jokowi, maka truk-truk bermuatan sawit, minyak, logistik, hingga angkutan penumpang akan lebih efisien dari segi waktu dan biaya.

"Saya juga dapat laporan Tol Pekanbaru-Dumai ini juga dapat mengundang minat investasi untuk mengembangkan usaha disekitar jalur tol," ujarnya.

Jokowi mengungkapkan, dengan adanya tol ini akan terbuka lapangan kerja yang lebih besar lagi.

Presiden mencontohkan terbukanya kawasan industri, kawasan perumahan, dan kawasan pariwisata.

"Yang semua itu akan membuka lapangan perkerjaan. Tumbuhnya sentra-sentra ekonomi baru tentu akan meningkatkan aktifitas perekonomian wilayah dan membuka lapangan kerja yang lebih banyak lagi bagi anak-anak muda kita," katanya.

Pada kesempatan tersebut jokowi juga mengingatkan kepada pemerintah daerah agar merespon dengan cepat peluang-peluang investasi tersebut. Sehingga investor bisa segara masuk dan lapangan pekerjaan akan terbuka.

"Minat investor untuk ikut mendukung pengembangan wilayah seperti ini harus direspon dengan cepat. Sehingga pemerintah daerah dan masyarakat mendapatkan manfaat yang lebih banyak dari keberadaan insfrastruktur yang dibangun oleh pemerintah," sebutnya.

Dengan diresmikannya Tol Pekanbaru-Dumai ini, Jokowi berpesan:

"Saya titip kepada pemerintah daerah dan masyarakat Pekanbaru - Dumai agar memanfaatkan insfrastruktur ini sebaik-baiknya dan jadikan modal untuk mengembangkan lebih banyak lagi peluang usaha dan sarana untuk meningkatkan pemerataan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.*


sumber :
https://spiritriau.com/Ekbis/Tol-Pekanbaru-Dumai-Membelah-Siak--Sekda-Arfan-Usman-Yakin-Perekonomian-Berkembang---