Hanya Karena Sepeda Motor Rusak, Nyawa Warga di Pinggir, Bengkalis Hilang Ditebas Parang


Senin, 12 Oktober 2020 - 18:02:48 WIB
Hanya Karena Sepeda Motor Rusak, Nyawa Warga di Pinggir, Bengkalis Hilang Ditebas Parang

MEDIALOKAL.CO - Hanya gara-gara persoalan sepeda motor dipinjam kemudian rusak dan belum diperbaiki, Riski Saputra Taruge Siringoringo (22), beralamat di Jalan Pipa Air Bersih Gg. Palam Desa Balai Makam, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis harus meregang nyawa dan abangnya Lambok Sumitro Adiwijoyo Siringoringo (28) mengalami kritis karena luka berat setelah memperoleh sebatan senjata tajam (parang) dari seorang pelaku MS ( 34) beralamat di Desa Tasik Serai Barat, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Jumat (9/10/20) sekitar pukul 23.00 WIB.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, S.I.K membenarkan terjadinya dugaan tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat itu.

Dijelaskan Kapolres seperti disampaikan Kapolsek Pinggir Kompol Firman V.W.A Sianipar, S.H, M.H didampingi Penyidik dan Kasi Humas Bripka Juanda M Marpaung, Senin (12/10/20).

Kronologi kejadian tersebut berawal dari pada hari Jumat (9/10/20) sekitar pukul 21.00 WIB sepeda motor milik Sarah Boru Simanjuntak (istri korban, Lambok) dikembalikan oleh dua orang laki-laki ke rumah korban dalam keadaan rusak/tidak hidup setelah dipinjam oleh Frida Boru Silaban (istri pertama tersangka MS) pada hari Kamis (8/10/20).

Selanjutnya Sarah Boru Simanjuntak (istri korban Lambok) mendatangi rumah Frida Boru Silaban untuk menanyakan "kenapa sepeda motor dikembalikan dalam keadaan rusak/tidak hidup?" dan meminta pertanggungjawaban atas kerusakan sepeda motor miliknya tersebut, lalu Frida Boru Silaban menjawab "aku tidak tau kenapa bisa rusak itu" kemudian terjadi cekcok  antara Sarah Boru Simanjuntak dan Frida Boru Silaban yang mengakibatkan Sarah Simanjuntak ditampar dan dicakar Frida Boru Silaban. Kemudian Sarah Boru Simanjuntak kembali ke rumahnya dan memberitahukan kejadian tersebut kepada korban Lambok.

Mendengar kejadian tersebut, korban Lambok mendatangi rumah tersangka MS, Jumat (9/10/20) sekitar pukul 23.00 WIB, saat tiba di depan rumah rersangka MS, korban Lambok bertemu dengan korban Riski (adik kandung Lambok) yang menyusul. Selanjutnya, korban Lambok dan Riski masuk ke dalam rumah tersangka MS dan terjadi perkelahian antara korban Lambok dengan tersangka MS.

Saat terjadi perkelahian tersangka MS mengalami luka, kemudian tersangka MS berlari ke dalam kamar dan mengambil sebilah senjata tajam.

Tersangka MS  mengejar korban Lambok dan Riski dengan mengayunkan senjata tajam di tangannya. Saat korban Lambok lari ke luar rumah dan terjatuh di samping rumah tersangka MS,  tersangka MS langsung mengayunkannya ke arah korban mengakibatkan luka berat bagian tangan kiri dan tangan kanan serta kepala bagian atas.

Melihat korban Lambok mengalami luka berat akibat ayunan senjata tajam yang digunakan oleh tersangka MS dengan membabi buta, lalu korban Riski ingin membantu menyelamatkan korban Lambok dan saat itu juga tersangka MS langsung menusukkan senjata tajam dari tangan kanannya ke arah dada tepatnya di ulu hati dan punggung belakang korban. Selanjutnya, tersangka MS langsung melarikan diri.

Kemudian masyarakat membantu para korban mengantarkannya ke rumah sakit Permata Hati Duri, setiba di Rumah sakit korban Riski meninggal dunia dan korban Lambok kritis.

"Sabtu (10/20/20) sekitar pukul 17.15 WIB telah dilakukan penangkapan terhadap seorang tersangka yang diduga keras melakukan tindak pidana pembunuhan," ungkapnya.

Petugas juga mengamankan barang bukti, baju kaos, celana milik korban. Milik tersangka MS, petugas menyita senjata tajam, celana dan singlet.*


sumber :
https://spiritriau.com/Hukrim/Hanya-Karena-Sepeda-Motor-Rusak--Nyawa-Warga-di-Pinggir--Bengkalis-Hilang-Ditebas-Parang