Hasil Penelitian Ahli Virus, Kelompok Usia Produktif Paling Banyak Terinfeksi Covid


Kamis, 23 September 2021 - 16:57:38 WIB
Hasil Penelitian Ahli Virus, Kelompok Usia Produktif Paling Banyak Terinfeksi Covid

MEDIALOKAL.CO - Peneliti virus Profesor Amin Soebandrio mengatakan usia produktif, 19-50 tahun, merupakan kelompok usia yang mendominasi terinfeksi varian Delta. Bahkan untuk kelompok remaja umumnya tidak memiliki gejala.

"Bahwa varian Delta ini ternyata kasus-kasus remaja dan anak, gejalanya lebih ringan bahkan ada cukup banyak kasus asimtomatik," ucap Amin dalam webinar, Kamis (23/9).

Amin menyampaikan, kondisi tersebut justru patut diwaspadai masyarakat. Sebab, dengan tanpa adanya gejala, potensi penularan virus dalam skala masif akan terjadi.

Bahkan, mantan Kepala Pusat Riset Lembaga Biologi Molekuler Eijkman menuturkan, kelompok tersebut sangat berpotensi menjadi sumber penularan.

"Banyak anak-anak yang positif Covid-19nya sebagian besar adalah asimtomatik, oke tidak ada gejala tetapi mereka bisa tetap berpotensi menjadi sumber penularan," ujarnya.

Selain itu, Amin juga memastikan bagi warga dengan hasil tes PCR positif, virus tersebut merupakan varian Delta. Kepastian ini sehubungan penelitian di karakteristik mutasi varian dari Sars Cov-2.

"Jadi kalau sekarang ditemukan hasil PCR itu hampir dapat dipastikan yang sekarang beredar itu adalah Delta," ucapnya.

Varian Delta yang dimaksud, yaitu varian turunan dari Delta B.1.617.2. Dijelaskan oleh Amin, layaknya sifat dan karakteristik sebuah virus, Delta mengalami mutasi. Dari mutasi atau turunannya diberi kode AY 1, AY2, dan seterusnya.

Ia menyebutkan, dari 2.703 virus varian Delta yang ditemukan, hanya 43 virus murni Delta (B.1617.2). Sementara sisanya merupakan virus turunan Delta yaitu B.1.617.2 AY.

"Jadi keseluruhan varian Delta (B.1.617.2) itu sudah bermutasi lagi, punya turunan lagi yang diberi nama AY keseluruhan varian Delta AY ini 2.703 tapi kalau hanya B.1.617.2 hanya 43 virus jadi yang banyak adalah AY," jelasnya.

Lebih lanjut, Amin menyampaikan, dominasi mutasi dari varian Delta di Indonesia yaitu AY23 dan AY24. Disebutkan oleh Amin, AY24 terbanyak ditemukan di Indonesia dibandingkan Singapura, Jepang, dan Korea Selatan.

"AY24 terbanyak di Indonesia, ini tentu harus mendapat perhatian dati kita semuanya," ujarnya.

Ia meyakini, turunan dari Delta ini sudah terjadi saat lonjakan kasus positif Covid-19 di Indonesia pada Mei-Juni. Berdasarkan materi pemaparannya, konfirmasi varian Delta pada Mei sebanyak 195 virus, kemudian melonjak menjadi 1.319 virus pada Juni. Kemudian menurun pada bulan Juli menjadi 873 virus.

"Tapi kalau dilihat presentasenya harian Delta ini Sampai dengan saat ini merupakan 100 persen dari virus yang menyebar di Indonesia," jelasnya.*


sumber :
https://spiritriau.com/Kesehatan/Hasil-Penelitian-Ahli-Virus--Kelompok-Usia-Produktif-Paling-Banyak-Terinfeksi-Covid