TEMPULING, Medialokal.co - Indonesia darurat narkoba bukanlah slogan semata. Fakta menunjukan, selain pengguna sudah mencapai jutaan orang, juga menyasar semua kalangan masyarakat. Kini, tidak ada segmen masyarakat yang bebas dari narkoba, dari aparat keamanan, birokrat hingga pelajar sekolah. Demikian ujar Danramil 03/Tempuling Kapten Inf Riswanto, Kamis (14/10/2021) dalam 'Sosialisasi Bahaya Narkoba', yang digelar di Ruang Data Kantor Camat Tempuling Kelurahan Sungai Salak Kecamatan Tempuling Kabupaten Inhil.
Dalam konteks pencegahan, sebut Danramil 03/Tpl, pelajar sekolah masuk kategori target primer. Mereka adalah kelompok yang bersih dari anasir buruk narkoba. Pelajar membutuhkan informasi seimbang antara bahaya dan penanganan inklusif narkoba. “Pelajar adalah next leader bagi perjalanan bangsa Indonesia. Mereka harus memperoleh informasi yang tepat tentang narkoba. Harapannya, mereka selain memahami juga bisa mengenali sekaligus mencari solusi penanganan isu narkoba di lingkungan sekolah,” ungkapnya.
Dalam sosialisasi ini, para pelajar tidak semata diberikan materi mengenai jenis karakteristik narkoba. Secara interaktif, pelajar juga diajarkan menemu-kenali lingkungan dan solusi pemecahan atas bahaya narkoba. "Selain itu, mereka akan aksi ke jalan membagikan informasi bahaya narkoba ke masyarakat. Pemecahan solusi atas penyalahgunaan narkoba dari kalangan mereka sendiri sangat penting. Ini strategi bersama agar masalah narkoba tidak menjadi momok menakutkan, tapi menjadi perhatian bersama agar diselesaikan,” tutup Danramil 03/Tpl. (*)