TEMPULING, Medialokal.co - Babinsa Koramil 03/Tempuling Kodim 0314/Inhil Sertu Mardia menghadiri Acara Orientasi Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting (PPS) di Kecamatan Kempas Kabupaten Inhil.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari senin tanggal (15/08/2022), yang berlokasi di Aula Kantor Kecamatan Kempas.
Turun hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kempas diwakili Sekcam, Dinas DP2KBP3A Kab. Inhil, Kepala Puskesmas Kempas, Penyuluh KB Kec. Kempas, Kader Tim Pendamping Keluarga Kec. Kempas.
Pada kesempatan itu Babinsa Sertu Mardia mengatakan bahwa Tim Pendamping Keluarga (TPK) merupakan aktor penting untuk menyelesaikan masalah stunting di Indonesia.
TPK dikerahkan di seluruh daerah di Indonesia untuk menekan angka stunting menjadi 14 persen di tahun 2024. Berdasarkan data Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2021, prevalensi stunting saat ini masih berada pada angka 24,4 persen.
Dengan adanya TPK yang langsung turun di lapangan dan mengetahui masalah yang ada di lingkup terkecil di tingkat Desa/Kelurahan hingga keluarga, maka bukan hal yang mustahil target 14 persen tercapai,"ucap Babinsa.
TPK bertugas melakukan penyuluhan, memfasilitasi pelayanan rujukan dan memfasilitasi pemberian bantuan sosial serta melakukan surveilans kepada sasaran keluarga berisiko stunting.
Karena itu, menurut Babinsa, TPK perlu didukung dan dikuatkan dalam hal pendampingan keluarga. Mereka sebagai ujung tombak dalam upaya percepatan penurunan stunting perlu diberdayakan, diberikan support dalam hal finansial, dan sarana prasarana dalam melaksanakan tugas-tugasnya.
"Saya mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Inhil untuk melakukan penguatan kelembagaan Tim Percepatan Penurunan Stunting yang sudah dibentuk, membantu dan mefasilitasi pelaksanaan tugas dari tim pendamping keluarga melalui dukungan sarpras dan pembiayaan tim pendamping keluarga,"ujarnya. (*)