INHIL, MEDIALOKAL.CO -- Danramil 09/Kemuning menghadiri kegiatan Musrembang Desa dan Rembuk stunting sebagai langkah awal dalam merencanakan penanganan stunting dan dalam rangka Penurunan angka stunting yang bertempat di Kantor Desa Kemuning Muda Kecamatan Kemuning Kabupaten Inhil, Selasa (23/01/2024).
Stunting merupakan masalah gizi kronis, yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam kurun waktu yang lama. Stunting terjadi karena asupan makanan kedalam tubuh tidak sesuai kebutuhan gizi yang diperlukan.
Selain pertumbuhan tubuh terhambat, stunting juga dapat mempengaruhi perkembangan otak, mempengaruhi produktivitas, daya serap dan kreativitas di usia produktif anak.
Tujuan dilaksanakannya rapat ini adalah untuk meningkatkan komitmen para pengambil kebijakan dalam peningkatan stunting serta meningkatkan kemampuan Pemerintah Daerah dalam melakukan perencanaan, koordinasi, pemantauan dan evaluasi, serta sosialisasi dan komunikasi interpersonal dan konsistensi serta penetapan data masyarakat Desa Kemuning Muda yang stunting.
Danramil 09/Kemuning mengatakan, dalam rapat tersebut dijelaskan upaya penurunan stunting dapat dilakukan melalui dua intervensi, yaitu intervensi gizi spesifik untuk mengatasi penyebab langsung dan intervensi gizi sensitif untuk mengatasi penyebab tidak langsung. Penurunan stunting memerlukan pendekatan yang menyeluruh, yang harus dimulai dari pemenuhan prasyarat pendukung.
Kegiatan ini di hadiri oleh Camat Kemuning Muda diwakili Kasi PMD,, Kades Kemuning Muda, Ketua BPD Desa Kemuning Muda, UPT Puskesmas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Sekolah se-Desa Kemuning Muda, ibu-ibu Pustu Kemuning Muda, Ketua RT/RW, Kadus Sedesa Kemuning Muda dan ibu-ibu Kades Desa Kemuning Muda.(*)