TEMBILAHAN - Dalam upaya memperkuat perekonomian nasional dan mendorong sinergi antar sektor, ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta diikuti oleh Pimpinan perusahaan yang berpartisipasi dalam acara temu bisnis umkm expo Indragiri Hilir 2024 yang bertujuan untuk menjembatani kemitraan UMKM dengan kesempatan kolaborasi bersama perusahaan besar dari berbagai sektor industri.
Acara yang diselenggarakan oleh Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Indragiri Hilir dan Yayasan Mitra Insani (YMI) ini dibuka oleh Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Indragiri Hilir Junaidi Ismail yang bertempat di Hotel Top 5.
Junaidi Ismail dalam sambutannya mengatakan bahwa usaha UMKM memiliki peran besar dalam perekonomian rakyat di daerah dan diharapakan perusahaan besar dapat memanfaatkan UMKM yang ada di sekitarnya.
Kegiatan Temu Bisnis ini menggandeng The Green Coco Island (TGCI) untuk mendukung hilirisasi produk kelapa di negeri seribu parit.
The Green Coco Island adalah sebuah komunitas yang mengembangkan produk olahan kelapa, berisi pelaku usaha, pelaku riset, produksi, dan pemasaran yang berbasis di Depok, Jawa Barat.
"Biasanya yang kita tau cuman minyak VCO atau minyak goreng, sekarang kita akan membawa perubahan baru dari kelapa. Seperti bisa menjadi kosmetik, obat flu dan daunnya bisa kita jadikan packaging wadah, Jadi UMKM bisa naik Valuenya" ucap founder TGCI, Vivi Gardjito.
Vivi Gardjito juga menyampaian bagian-bagian dari pohon kelapa yang dapat diolah menjadi sebuah produk, selain itu juga dijelaskan bagaimana cara memasarkan produk.
Salah satu pelaku UMKM, Siti pemilik usaha produk turunan kelapa meminta saran dan tips
kepada Vivi Gardjito cara membuat lilin dan lipbalm "sebelumnya saya sudah mencoba
membuat lilin dari minyak jelatah kelapa tetapi masih gagal begitu juga lipbalm masih mengalami kegagalan" Ujarnya.
Dalam kegiatan ini juga dilakukan perjanjian Kerjasama antara Dinas Penanaman Modal dan PTSP Inhil dengan para pelaku usaha dan perjanjian Kerjasama antara Yayasan Mitra Insani dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia.
Acara temu bisnis ini diharapkan menjadi langkah awal yang positif dalam membangun ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan, serta mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.