TEMPULING – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 03/Tpl Sertu Pardamaean Siregar secara aktif mendampingi Tim Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau. Kegiatan yang berlangsung pada hari Selasa (10/03) ini menjadi bagian dari upaya nasional untuk mengatasi permasalahan gizi dan membangun generasi muda yang sehat serta cerdas, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional.
Sebagai ujung tombak TNI dalam wilayah binaan, peran Sertu Pardamaean Siregar sangat krusial dalam memastikan distribusi MBG berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran. Bersama satu orang perwakilan APPI dan dua orang anggota Tim SPPG, ia turut terlibat dalam proses distribusi dari tahap persiapan hingga makanan diberikan kepada penerima manfaat, ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung program kesejahteraan masyarakat.
Program MBG pada hari ini menyajikan dua jenis menu yang seimbang dan bergizi. Menu standar terdiri dari bolu pandan, telur rebus, kripik tempe, kurma, dan jeruk, sedangkan menu kelopak 3B mencakup roti manis pandan isi coklat, ayam ungkep, tahu, telur rebus, kacang polong, salak, dan jeruk. Sasaran kegiatan mencakup 1 buah posyandu dan 13 lembaga pendidikan di Kecamatan Tempuling, yaitu Posyandu Nurul Wathan Pangkalan Tujuh serta sekolah mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi Islam seperti SDN 011 Sungai Salak, MTS Nurul Hidayah, SMA IT Daarul Rahman Tembilahan, dan Ponpes Sa'adatuddaraein 2. Total penerima manfaat mencapai 2.436 orang, dengan tidak ditemukan permasalahan yang menonjol selama pelaksanaan.
Pemenuhan gizi melalui program MBG bukan hanya berkontribusi pada peningkatan kesehatan jasmani siswa, tetapi juga telah terbukti meningkatkan kehadiran dan fokus belajar di sekolah, sebagaimana dilaporkan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan pada Agustus 2025. Kehadiran Babinsa Sertu Pardamaean Siregar tidak hanya memastikan kelancaran operasional, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan lembaga terkait dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di daerah.(*)