Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Temiang Digelar Secara Daring, Berlangsung Aman dan Kondusif


Selasa, 17 Maret 2026 - 16:39:20 WIB
Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Temiang Digelar Secara Daring, Berlangsung Aman dan Kondusif

Bengkalis – Kegiatan peresmian Jembatan Merah Putih Presisi yang berlokasi di Dusun I, Desa Temiang, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, telah berlangsung pada Selasa (17/03/2026) sekira pukul 12.45 WIB. Acara ini dilaksanakan secara daring dan serentak bersama sejumlah daerah lainnya di Provinsi Riau.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Polres Bengkalis dan unsur Forkopimcam, di antaranya Wakapolres Bengkalis Kompol Noak Pembina Aritonang, S.I.K, Kabag Ops Kompol Imron Teheri, S.Sos., M.H, Kabag Log AKP Cecep Sujapar, S.H., M.H, Kapolsek Bukit Batu Kompol Rokhani, S.S., M.H, serta Camat Bandar Laksamana Rizky Afriandy, S.STP., M.Si. Turut hadir pula perwakilan TNI, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, tari persembahan, pembacaan doa, hingga penayangan video selayang pandang pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi se-Provinsi Riau. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kapolda Riau dan prosesi peresmian secara simbolis yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan simbolis serta peresmian 83 jembatan tahap II secara serentak. Sejumlah pejabat nasional turut menyapa masyarakat secara virtual, di antaranya Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto dan Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni, Ph.D.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Kapolri bersama pejabat terkait juga menyerahkan paket Ramadan secara simbolis kepada masyarakat, serta melaksanakan prosesi pengguntingan pita di lokasi pusat kegiatan. Sementara itu, di Desa Temiang, peresmian dilanjutkan secara langsung oleh Wakapolres Bengkalis bersama para tamu undangan.

Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu memperlancar akses transportasi, meningkatkan mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas antar wilayah, khususnya di Desa Temiang dan sekitarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif hingga seluruh rangkaian acara selesai.