Suasana saat tes wawancara di SMK Negeri Pertanian Pekanbaru, Kamis, 9 April 2026. PEKANBARU, MEDIALOKAL.CO -- Penerimaan calon siswa baru SMK Negeri Pertanian Pekanbaru memasuki seleksi lanjutan berupa tes. Sebanyak 467 casis mulai mengikuti tes kesehatan, wawancara dan tes fisik.
Menurut Plt Kepala SMK Negeri Pertanian Helvita Herasanty, melalui Ketua Panitia Penerimaan Siswa Baru, Abd Fata, proses yang sedang berlangsung adalah tes wawancara setelah menyelesaikan selekso administrasi dari 588 calon yang mendaftar.
"Sedang tes wawancara, dan akan dilanjutkan dengan tes fisik dan kesehatan," ungkap Fata.
Untuk tes wawancara, calon siswa didampingi langsung orangtua. Tujuannya adalah untuk memastikan sinkronisasi keinginan siswa masuk SMK Negeri Pertanian Pekanbaru, apakah memang keinginan anak atau hanya keinginan orangtua saja.
"Ini penting, agar saat menjalani masa tiga tahun di SMK Negeri Pertanian Pekanbaru, anak bisa lebih fokus dalam mencapai hasil yang baik. Juga penting agar anak yang lulus benar-benar yang ingin bersekolah disini," tambah Fata.
Selain itu, urai Fata, nanti juga akan didapatkan hasil apakah anak memang bercita-cita yang sesuai dengan pendidikan di sekolah itu.
Untuk tes hari ini, Kamis 9 April 2026, casis mengikuti tes akademik berupa pengetahuan Bahasa Indonesia, Bahasa Inggeris dan Matematika serta Pengetahuan Dasar Pertanian.
"Penguji atau yang mengetes anak-anak adalah guru-guru dan pembina di sekolah ini," papar Fata.
Menyangkut sistem kelulusan dari tes ini, Fata menjelaskan bahwa casis tetap dengan sistem gugur. Namun, sistem ini akan berbeda dengan seleksi akademik yang global, karena sistem gugur ini per jurusan.
Dijelaskannya, saat mendaftar online, casis diberi tiga pilihan jurusan, maka seleksi atau tes lanjutan mengacu pada jurusan yang diambil.
"Jika pilihan satu gugur, mereka masih berkesempatan di pilihan kedua, jika pilihan kedua juga gugur mereka masih berkesempatan di pilihan ketiga," ungkapnya.
Untuk jurusan ini kata Fata, ada tujuh jurusan yakni Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP) kuota diterima 72 casis, Agribisnis Tanaman Pangan Dan Hortikultura (ATPH) jumlah kuota diterima 30 casis, Agribisnis Pembibitan Dan Pemuliaan Tanaman (APPT) jumlah kuota penerimaan 29 casis, Agroteknologi Pengolahan Hasil Pertanian (Agrihan) jumlah kuota penerimaan 56 casis, Agribisnis Perikanan (Agrikan) jumlah kuota penerimaan 56 casis,
Agribisnis Ternak (Agrinak) jumlah kuota penerimaan 28 casis dan terakhir jurusan Usaha Pertanian Terpadu (Uperta) dengan jumlah kuota penerimaan 28 casis.
Diujung wawancara, Fata berharap casis yang sedang mengikuti tes dan yang nantinya lulus adalah anak-anak yang benar-benar berbakat dan berminat dengan bidang yang dipilihnya dan akan menjadi siswa terbaik di SMK Negeri Pertanian Pekanbaru untuk tiga tahun ke depan. ***