Modern dalam Cara, Berakar pada Nilai: Pesan Camat untuk PKK se-Kecamatan Kemuning


Selasa, 21 April 2026 - 09:27:33 WIB
Modern dalam Cara, Berakar pada Nilai: Pesan Camat untuk PKK se-Kecamatan Kemuning

KEMUNING, Medialokal.co - Aula Kantor Camat Kemuning pagi itu terasa lebih hangat dari biasanya. Senin (20/4/2026), ibu-ibu penggerak keluarga dari seluruh penjuru Kecamatan Kemuning berkumpul dalam Pertemuan Rutin TP PKK Desa/Kelurahan Se-Kecamatan Kemuning.

Mereka datang membawa semangat yang sama: merawat keluarga, merawat kampung, merawat bangsa. Sebab bagi TP PKK, membangun negeri selalu dimulai dari meja makan rumah masing-masing.

Hadir memimpin pertemuan, Camat Kemuning selaku Ketua Pembina TP PKK Kecamatan Kemuning. Di sampingnya, Ketua TP PKK Kecamatan beserta jajaran pengurus, dan para Ketua TP PKK Desa/Kelurahan se-Kecamatan Kemuning bersama seluruh pengurusnya.

Pertemuan rutin yang digelar sebulan sekali ini mengangkat tema "Sosialisasi Tata Kelola Kelembagaan Gerakan PKK Hasil Rakernas X PKK Tahun 2025-2029". Bukan sekadar sosialisasi, tapi ikhtiar menyamakan langkah agar gerak PKK dari pusat hingga desa berdetak dalam irama yang sama.

"PKK adalah denyut nadi pembangunan dari keluarga. Kalau ibu-ibunya kuat, desanya kuat. Kalau desanya kuat, Indonesia pasti kuat," tutur Camat Kemuning Hj. R. Nurliatin, SR.,MH dalam arahannya.

Menurutnya, hasil Rakernas X bukan sekadar dokumen untuk disimpan. Ia peta jalan agar program PKK lebih tertata, lebih terukur, dan lebih menyentuh kebutuhan nyata masyarakat di setiap lorong desa.

Di ruangan itu, tak ada sekat antara pembina dan yang dibina. Yang ada hanya niat tulus untuk belajar bersama. Tentang bagaimana menata lembaga, bagaimana merawat kader, dan bagaimana memastikan setiap program PKK benar-benar hadir untuk keluarga.

"Gerakan PKK harus adaptif tapi tetap berakar. Modern dalam cara, namun tidak kehilangan nilai gotong royong dan kepedulian yang jadi roh PKK sejak dulu," imbuh Hj. R. Nurliatin, SR.,MH.

Pertemuan berakhir dengan semangat baru. Dari aula ini, para ibu membawa pulang bukan hanya catatan, tapi tekad untuk menjadikan PKK sebagai rumah besar yang mengayomi, menguatkan, dan menggerakkan. Sebab sejatinya, membangun Indonesia adalah kerja bersama, dimulai dari dapur dan pekarangan sendiri.(*)