Babinsa Koramil 04/Kuindra Rawat Persaudaraan di Kampung Pancasila, Serda Erwin: Komsos Amalkan Nilai Luhur Bangsa


Selasa, 21 April 2026 - 13:23:46 WIB
Babinsa Koramil 04/Kuindra Rawat Persaudaraan di Kampung Pancasila, Serda Erwin: Komsos Amalkan Nilai Luhur Bangsa

Kuindra - Babinsa Koramil 04/Kuindra, Serda Erwin Savitri, menggelar komunikasi sosial (komsos) bersama warga Kampung Pancasila di Kelurahan Sapat, Kecamatan Kuindra, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (21/4/2026) pukul 10.00 WIB.

Pagi itu, Serda Erwin hadir di tengah masyarakat bukan sebagai aparat yang berjarak, melainkan sebagai saudara yang merangkul. Komsos menjadi ruang terbuka untuk mendengar keluh kesah, harapan, dan denyut kehidupan warga binaan.

Bagi Serda Erwin, komsos jauh lebih dari sekadar rutinitas kedinasan. Ia adalah wujud nyata kepedulian Babinsa, sekaligus amalan langsung dari nilai-nilai luhur Pancasila yang harus hidup dalam keseharian.

"Kegiatan ini tidak hanya sekedar rutinitas, serta juga sebagai bentuk amalan dari nilai-nilai luhur Pancasila baik dalam kehidupan sehari-hari, bermasyarakat, beragama, berbangsa dan bertanah air," tegas Serda Erwin Savitri.

Menurutnya, Pancasila tak boleh berhenti di dinding sekolah atau upacara bendera. Ia harus menjelma dalam sikap: saling sapa di warung, gotong royong membersihkan parit, dan menjaga kerukunan antar warga.

Melalui komsos, Babinsa menanam falsafah asah, asih, dan asuh di tengah warga. Dari situlah tali persaudaraan dirajut, jiwa patriot disemai, dan cinta tanah air tumbuh dari gang terkecil di Kampung Pancasila.

"Dengan kegiatan Komsos ini dapat juga menciptakan saling asah, asih dan asuh, serta menciptakan tali persaudaraan dan menanam jiwa patriot, dan cinta akan tanah air di Kampung Pancasila," tambahnya.

Warga menyambut hangat. Obrolan mengalir tanpa sekat pangkat. Di sana, TNI dan rakyat duduk sama rendah, berdiri sama tinggi, membuktikan bahwa kekuatan bangsa ini lahir dari kebersamaan.

Seluruh rangkaian komsos berjalan aman dan tertib. Di Kampung Pancasila hari itu, Pancasila tak hanya dihafal, tapi dirasakan. Dirawat bersama, demi Indonesia yang rukun dari desa hingga ke istana.(*)