Dari Aula Desa Sungai Luar, Polres Inhil Rajut Tameng untuk Anak Bangsa dari Narkoba


Selasa, 21 April 2026 - 14:06:01 WIB
Dari Aula Desa Sungai Luar, Polres Inhil Rajut Tameng untuk Anak Bangsa dari Narkoba Foto bersama di Aula Desa Sungai Luar sesuai Sosialisasi Bahaya Narkoba

Indragiri Hilir – Pagi itu, Selasa (21/4/2026) pukul 09.00 WIB, Aula Kantor Desa Sungai Luar tak hanya jadi ruang pertemuan. Ia menjelma benteng. Di sana, Polres Inhil melalui Satuan Binmas mengajak warga duduk bersama, bicara dari hati ke hati tentang musuh yang tak kasat mata: narkoba.

Dipimpin langsung Kasat Binmas Polres Inhil IPTU Agus Ferinaldi, S.Sos., M.H., sosialisasi ini dihadiri Kepala Desa Sungai Luar Baharuddin, S.Pd.I, Kepala Puskesmas Sungai Piring Endang Suratmi, S.ST., M.KM, perwakilan RW dan RT, Bhabinkamtibmas Bripka Eko Priono, tokoh masyarakat, hingga warga yang datang dengan cemas sekaligus harap.

Kepala Desa membuka acara dengan suara bergetar. Sebab ia tahu, satu anak yang terjerat narkoba berarti satu masa depan yang runtuh. Setelahnya, IPTU Agus Ferinaldi bicara bukan sebagai polisi yang menunjuk, tapi sebagai ayah yang mengingatkan.

Ia menekankan, melawan narkoba tak bisa hanya dengan borgol. Harus dengan kepedulian. Dengan mata tetangga yang saling menjaga, dengan telinga yang peka pada bisik-bisik peredaran gelap di lorong kampung.

Kepala Puskesmas Sungai Piring, Endang Suratmi, lalu mengurai luka yang ditinggalkan narkoba. Bukan hanya badan yang rusak, tapi juga mimpi yang patah, keluarga yang remuk, dan generasi yang hilang arah.

Sesi diskusi mengalir hangat. Warga bertanya tanpa takut, narasumber menjawab tanpa jarak. Di ruangan itu, seragam dan warga melebur. Yang ada hanya niat yang sama: menyelamatkan anak-anak Sungai Luar dari racun yang mengintai.

Tujuan kegiatan ini sederhana namun dalam: agar warga kenal wajah narkoba, paham dampaknya, berani bicara untuk mencegah, dan mau bergandeng tangan melawan. Karena perang ini tak bisa dimenangkan sendirian.

Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K. menegaskan, sosialisasi adalah langkah preventif yang tak boleh berhenti. "Melalui edukasi yang berkelanjutan, kami berharap masyarakat semakin memahami bahaya narkoba serta berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing dari ancaman peredaran gelap narkotika. Sinergi antara Polri, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan," tegas Kapolres.

Dari aula desa itu, pesan untuk seluruh Inhil bergema, narkoba tak akan menang di kampung yang warganya saling menjaga. Sebab tameng terkuat bangsa ini bukan senjata, melainkan kepedulian yang dirawat bersama.(*)