Polsek Kemuning Bentengi Remaja dari Narkoba, Kompol Simanungkalit: Mulai dari Keluarga, Jangan Kenal Narkoba


Kamis, 23 April 2026 - 13:34:05 WIB
Polsek Kemuning Bentengi Remaja dari Narkoba, Kompol Simanungkalit: Mulai dari Keluarga, Jangan Kenal Narkoba

Kemuning – Kamis (23/4/2026) pukul 10.00 WIB, Aula Kantor Desa Kemuning Muda penuh. Remaja, tokoh masyarakat, guru, hingga perangkat desa duduk bersama. Di depan mereka, Kapolsek Kemuning KOMPOL M. Simanungkalit, S.H., M.H. berdiri bukan untuk menindak, tapi untuk merangkul.

Giat Sosialisasi Cegah Penyalahgunaan Narkoba digelar. Hadir Kades Kemuning Muda Nanang Airi, Ps. Kanit Binmas IPTU JB. Siagian, Bhabinkamtibmas AIPTU H. Hutagalung, Ketua BPD Subli, personel Polsek, tokoh agama, tokoh pemuda, para Kadus, RT, RW, hingga perwakilan siswa MTS Desa Kemuning Muda.

Acara dibuka dengan doa dan lagu Indonesia Raya. Sambutan Kades Nanang Airi mengawali, disusul paparan Kapolsek Kemuning sebagai narasumber utama. Ruang aula jadi ruang belajar. Tak ada jarak pangkat, yang ada dialog dari hati ke hati tentang masa depan anak Kemuning.

KOMPOL M. Simanungkalit menegaskan, sosialisasi narkoba bukan seremoni. “Sosialisasi narkoba kepada pelajar sangat penting dilaksanakan, terutama untuk pencegahan sejak dini, memberikan pemahaman, pengetahuan, dan kesadaran kepada masyarakat tentang bahayanya narkoba,” ujarnya.

Ia tak hanya bicara bahaya kesehatan fisik dan mental. Aspek hukum juga diurai gamblang. Konsekuensi pidana dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba dijelaskan agar remaja paham: sekali coba, masa depan taruhannya.

“Kapolsek Kemuning juga memberikan pemahaman tentang hukum terhadap penyalahgunaan narkoba dan juga menekankan dan sepakat untuk sama-sama mencegah dengan cara dimulai dari keluarga kita dan sama-sama kita cegah dan jangan kenal dengan narkoba,” tegas Kompol Simanungkalit.

Bagi dia, keluarga adalah benteng pertama. Sekolah benteng kedua. Polisi benteng ketiga. Jika tiga lapis ini solid, narkoba tak akan punya celah masuk ke Kemuning Muda. Pesan itu ia titipkan ke orang tua, guru, dan para remaja.

Sosialisasi ditutup tanya jawab dan foto bersama pukul 12.00 WIB. Suasana aman, kondusif, tapi yang lebih penting: kesadaran tumbuh. Remaja Kemuning Muda pulang membawa bekal baru — pengetahuan untuk berkata tidak pada narkoba.

Dari Kemuning, Polsek mengirim pesan progresif: mencegah lebih terhormat dari menghukum. Membangun benteng diri lebih kuat dari membangun penjara. Dan masa depan Indonesia dijaga mulai dari desa, dari keluarga, dari remaja yang berani menolak narkoba.(*)