Reteh – Senin (27/4/2026) pukul 08.30 WIB, Peltu Nofiandi melajukan motornya ke Parit 5, Kelurahan Madani, Kecamatan Reteh. Babinsa Koramil 07/Reteh Kodim 0314/Inhil itu tak sekadar lewat. Ia patroli tapal batas. Menyisir titik rawan, memastikan Inhil tak diselimuti asap.
Langkah Peltu Nofiandi pagi itu adalah bagian dari bidang Ter Kodim 0314/Inhil. Karhutla tak menunggu. Sekali lengah, api kecil bisa jadi bencana besar. Karena itu, tapal batas harus dijaga. Parit harus diawasi. Warga harus diingatkan.
Di tengah patroli, Peltu Nofiandi berhenti. Ia temui warga yang sedang beraktivitas di kebun. Bukan untuk menilang, tapi untuk menghimbau. Dengan suara tegas namun bersahabat, ia sampaikan pesan penting.
“Menghimbau kepada warga agar jangan membuka lahan maupun hutan dengan cara membakar karena akan merugikan diri kita maupun orang lain dan sangat mengganggu kesehatan kita semua,” ujar Peltu Nofiandi. Satu kalimat yang merangkum bahaya Karhutla: rugi diri sendiri, rugi orang lain, rusak kesehatan bersama.
Baginya, mencegah lebih mulia dari memadamkan. Satu batang korek yang tak dinyalakan hari ini, bisa menyelamatkan ribuan paru-paru esok hari. Satu hektar yang tak dibakar, berarti satu sekolah tak perlu diliburkan karena kabut asap.
Patroli tapal batas bukan pekerjaan mudah. Panas, jauh, dan berisiko. Tapi Peltu Nofiandi paham: jika Babinsa diam, maka asap yang akan bicara. Dan ketika asap sudah bicara, semua jadi korban. Anak sekolah, ibu hamil, petani, semua sesak.
Dari Parit 5 Kelurahan Madani, pesan itu ia titipkan ke seluruh Reteh. Bahwa tanah Inhil terlalu berharga untuk dihanguskan. Bahwa udara bersih adalah hak setiap warga. Bahwa membuka lahan boleh, tapi membakar jangan.
Kegiatan patroli selesai dengan situasi aman. Dokumentasi terlampir sebagai bukti: TNI hadir, TNI mengingatkan, TNI menjaga. Karena menjaga tapal batas sama artinya menjaga napas Inhil.
Dan selama masih ada Babinsa seperti Peltu Nofiandi yang mau turun pukul 08.30 pagi menyusuri parit, maka Reteh punya harapan. Harapan bahwa langit Inhil akan tetap biru, bukan kelabu karena asap.(*)