Kemuning – Suasana haru menyelimuti Desa Talang Jangkang, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Inhil. Musim Haji Tahun 1447 H/2026 M telah tiba. Calon jamaah haji dari desa ini resmi dilepas. Langkah mereka menuju Tanah Suci diiringi air mata, peluk erat, dan lantunan doa dari sanak keluarga.
Pelepasan digelar khidmat. Hadir Camat Kemuning yang diwakili Sekcam, Bapak Isnaini, http://S.IP. Kepala Desa Talang Jangkang, Sdra. M. Guntur, turut memberi restu. Kepala Dusun Duku, Sdra. Feri Arianto, datang bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ratusan warga Talang Jangkang yang memadati lokasi.
Di tengah kerumunan, Sertu Ramadhan, Babinsa Talang Jangkang, berdiri tegap. Ia tak hanya hadir sebagai aparat teritorial. Ia hadir sebagai keluarga. Sebagai tetangga yang ikut mendoakan. Sebagai penjaga kampung yang menitipkan pesan untuk dibawa sampai ke Makkah.
“Sebagai Babinsa, saya merasa bangga dan terharu melepas warga binaan berangkat menunaikan rukun Islam kelima. Kami doakan semoga seluruh calon jamaah haji Desa Talang Jangkang diberi kesehatan, kelancaran, dan menjadi haji yang mabrur. Titip doa juga untuk keamanan dan kedamaian kampung kita, untuk Inhil yang lebih baik,” ucap Sertu Ramadhan dengan mata berkaca.
Sertu Ramadhan tahu, haji bukan sekadar perjalanan fisik. Ia perjalanan spiritual yang panjang. Karena itu, ia berpesan agar jamaah menjaga kesehatan, menjaga kekompakan, dan menjaga nama baik desa. “Bapak-Ibu adalah duta Talang Jangkang di Tanah Suci. Jaga sikap, jaga ibadah, jaga silaturahmi dengan jamaah lain,” pesannya.
Kades Talang Jangkang, Sdra. M. Guntur, mengaku bangga. Setiap tahun ada warganya yang dipanggil Allah ke Baitullah. Itu tanda keberkahan desa. Tanda bahwa rezeki dan niat baik selalu dipertemukan. Sekcam Kemuning, Bapak Isnaini, http://S.IP, juga menitipkan pesan agar jamaah mendoakan Kemuning dan Inhil dari depan Ka’bah.
Isak tangis pecah saat calon jamaah haji bersalaman. Ibu-ibu memeluk anaknya erat. Bapak-bapak menepuk pundak sahabatnya. “Doakan kami pulang selamat,” bisik seorang calon jamaah. “Doakan kampung kita dijauhkan dari bala,” sahut warga yang melepas.
Tokoh agama memimpin doa. “Allahumma labbaik,” menggema. Langit Talang Jangkang seakan mengamini. Di hari pelepasan ini, sekat antara aparat dan rakyat lebur. Sertu Ramadhan, Kades, Sekcam, semua larut dalam doa yang sama: semoga menjadi haji mabrur.
Dari Desa Talang Jangkang, rombongan kecil ini membawa amanah besar. Bukan hanya ibadah pribadi, tapi juga doa untuk seluruh kampung. Untuk Kemuning yang damai. Untuk Inhil yang berkah. Selamat jalan, tamu Allah. Pulanglah bawa cahaya untuk Talang Jangkang.(*)