Polsek Kemuning Dan Masyarakat Limau Manis Gotong Royong Kawal Swasembada Pangan


Jumat, 22 Mei 2026 - 08:52:55 WIB
Polsek Kemuning Dan Masyarakat Limau Manis Gotong Royong Kawal Swasembada Pangan

Kemuning – Polsek Kemuning kembali turun ke lahan produktif. Rabu (20/05/2026) pukul 09.00 WIB, Bhabinkamtibmas Aipda Fuadi Y Chan bersama Kepala Desa Limau Manis Hermansyah, Ketua Bumdes Vicky Febriyon Pratama, PPL Pertanian Yurnalis, dan warga menggelar pemupukan jagung di Desa Limau Manis

Lahan seluas dua hektare dipupuk menggunakan NPK Mutiara. Tujuannya jelas: menjaga kesuburan tanah dan memastikan pertumbuhan jagung maksimal hingga panen.

Di lapangan, personel Polsek Kemuning tidak hanya mengawasi. Mereka turun langsung bergotong royong bersama masyarakat memupuk seluruh area. Tidak ada jarak antara aparat dan warga. Yang ada hanya satu tujuan: pangan desa harus kuat.

Kapolsek Kemuning Kompol M. Simanungkalit, SH., MH. menegaskan, kegiatan ini adalah bentuk komitmen Polri mendukung program ketahanan pangan pemerintah.

“Pemupukan ini dilakukan untuk menjaga kesuburan tanaman jagung agar pertumbuhannya maksimal dan hasil panennya nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya tegas.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam mengelola lahan produktif adalah kunci. Tanpa partisipasi warga, program ketahanan pangan hanya akan berhenti di atas kertas.

Kompol Simanungkalit menambahkan, pemanfaatan lahan produktif bukan sekadar soal hasil pertanian. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan Polri dengan masyarakat melalui kerja nyata yang dirasakan langsung.

Ia menekankan, keberhasilan ketahanan pangan desa sangat bergantung pada dukungan aktif semua elemen. Lahan yang ada harus dikelola berkelanjutan, bukan dibiarkan terlantar.

Polsek Kemuning berharap, lahan jagung di Limau Manis menjadi contoh nyata pemanfaatan lahan produktif. Panen yang optimal diharapkan menjadi bukti bahwa sinergi Polri dan masyarakat mampu menggerakkan ekonomi desa.

Polsek Kemuning mengirim pesan jelas: ketahanan pangan tidak ditunggu, tapi dikerjakan. Dan Polri akan berada di barisan depan bersama rakyat. (*)