Kelompok Tani Kenduduk Putih Desak DPRD Siak Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang


Selasa, 09 Juni 2026 - 19:57:10 WIB
Kelompok Tani Kenduduk Putih Desak DPRD Siak Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang

SIAK,MEDIALOKAL.CO – Kesabaran masyarakat yang memperjuangkan kejelasan status lahan Balai Kayang tampaknya mulai habis. Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih, Tatang Syafrawi, bersama puluhan anggotanya mendatangi rumah dinas Ketua DPRD Siak, Indra Gunawan, guna menyampaikan tuntutan agar DPRD segera membentuk tim khusus untuk menyelesaikan persoalan lahan Balai Kayang yang hingga kini masih menyisakan polemik di tengah masyarakat.


Kedatangan rombongan tersebut merupakan bentuk kekecewaan atas belum adanya langkah konkret dari DPRD Siak, meskipun persoalan lahan Balai Kayang telah beberapa kali dibahas melalui hearing dan rapat bersama berbagai pihak.


Menurut Tatang, masyarakat tidak lagi membutuhkan sekadar diskusi dan wacana, melainkan tindakan nyata untuk mengungkap fakta dan memberikan kepastian hukum terkait status lahan tersebut.


"Kami datang untuk menagih komitmen DPRD. Jika benar berpihak kepada rakyat, segera bentuk tim penyelesaian lahan Balai Kayang. Jangan sampai hearing hanya menjadi ajang pencitraan tanpa hasil yang jelas," tegas Tatang.


Ia menilai pembentukan tim sangat penting untuk menelusuri sejarah lahan, status hukumnya, proses penguasaan, hingga berbagai dokumen yang berkaitan dengan Balai Kayang yang selama ini menjadi perdebatan publik.


Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui secara terbuka siapa yang menguasai lahan tersebut, dasar hukumnya, bagaimana proses peralihannya, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaannya.
Tatang juga mengkritik DPRD yang dinilai belum menunjukkan langkah nyata meskipun persoalan ini telah berulang kali dibahas.


"Kalau hanya rapat demi rapat tanpa keputusan, lalu di mana fungsi pengawasan DPRD? Masyarakat membutuhkan kepastian, bukan janji," ujarnya.


Selain itu, Kelompok Tani Kenduduk Putih meminta DPRD Siak menelusuri legalitas penguasaan lahan oleh PT Eka Daya Yakin Mandiri, termasuk proses hibah lahan kepada Pemerintah Kabupaten Siak yang dinilai perlu dikaji secara terbuka dan objektif.


Mereka mendesak DPRD untuk membuka seluruh dokumen terkait, memanggil pihak-pihak yang berkepentingan, serta mengungkap fakta yang selama ini masih menjadi tanda tanya di masyarakat.


Namun, dalam kunjungan tersebut rombongan tidak berhasil bertemu dengan Ketua DPRD Siak. Seorang pegawai di rumah dinas menyampaikan bahwa Indra Gunawan sedang berada di Pekanbaru.
"Pak Ketua sedang ke Pekanbaru. Tadi pagi berangkat," ujar pegawai tersebut kepada rombongan.


Tidak berhasilnya rombongan bertemu Ketua DPRD menimbulkan kekecewaan tersendiri. Sebagian anggota kelompok tani menilai kondisi tersebut semakin memperkuat kesan bahwa aspirasi masyarakat terkait lahan Balai Kayang belum mendapat perhatian serius.
Meski demikian, Tatang menegaskan perjuangan masyarakat tidak akan berhenti sampai DPRD mengambil langkah nyata.


"Kami datang bukan untuk meminta belas kasihan. Kami menuntut tanggung jawab politik wakil rakyat kepada masyarakat. Bentuk segera tim penyelesaian lahan Balai Kayang dan ungkap seluruh fakta yang selama ini masih menjadi tanda tanya besar di Kabupaten Siak," pungkasnya.