Kemuning Hadir Menjunjung Marwah: Camat Nurliatin Ajak Warga Bangga pada Adat di Milad Inhil ke-61


Minggu, 14 Juni 2026 - 18:31:03 WIB
Kemuning Hadir Menjunjung Marwah: Camat Nurliatin Ajak Warga Bangga pada Adat di Milad Inhil ke-61 Foto Bersama Camat Kemuning dengan Ibu Ketua PKK Inhil disela-sela kegiatan perayaan MILAD INHIl ke-61

TEMBILAHAN– Di bawah terik Milad Kabupaten Indragiri Hilir ke-61 tahun 2026, Kecamatan Kemuning melangkah dengan kepala tegak. Dipimpin Camat Hj. R. Nurliatin, SE., M.H, kontingen Kemuning datang menjunjung marwah, membawa ambung di tangan, dan mengenakan busana Melayu yang indah sebagai wujud cinta pada tanah “Kampung Bertuah”.

Corak busana Melayu yang ditampilkan Kemuning berpadu serasi dengan kearifan lokal. Setiap helai kain dan gerak langkah memancarkan jati diri masyarakat Kemuning yang memegang teguh moto: _“Beradat dalam berpakaian, bersemangat dalam bekerja, dan bangga dengan tanah kampung bertuah”_.

Bagi Camat Nurliatin, busana Melayu bukan sekadar pakaian pawai. Ia adalah cerminan tata nilai adat yang luhur.  
“Busana Melayu yang kami kenakan hari ini adalah pesan bahwa kami sopan dalam berpenampilan, anggun dalam bergerak, dan taat pada warisan leluhur. Ambung yang kami bawa adalah simbol kebanggaan, bahwa adat dan kerja keras harus berjalan seiring agar budaya dan ekonomi bisa saling menopang,” ujar Hj. R. Nurliatin.

Syair pun mengalun dalam barisan Kemuning: _“Wahai saudara dengarlah madah, Kemuning datang menjunjung marwah. Busana Melayu dipakai dengan indah, semoga rezeki kita semua menjadi berkah.”_ Kata-kata itu menjadi pengingat bahwa tradisi dan kemajuan dapat tumbuh bersama di bumi Inhil yang dicintai.

Kemuning tidak berhenti di pawai budaya. Kecamatan ini turut mensukseskan Tarian Massal 6100 peserta, menghadirkan pemandangan yang membuat Milad ke-61 semakin meriah. Gerak serentak para penari menjadi bukti bahwa semangat Kemuning bukan hanya diucapkan, tetapi juga ditarikan.

Selain menari, Kemuning juga ambil bagian dalam Festival Ethnic Fashion Culture. Di atas panggung budaya, busana Melayu Kemuning kembali berbicara, menunjukkan bahwa warisan leluhur masih relevan, masih indah, dan masih mampu memikat hati generasi hari ini.

“Dari jauh kami menjunjung duli, mengatur sembah kepada datuk seri. Budaya Melayu kami junjung tinggi, dengan penuh bangga Kemuning hadir di sini,” lanjut Camat Nurliatin, menegaskan komitmennya menjaga marwah adat.

Di akhir perayaan, Kemuning menitipkan harapan untuk Inhil: _Selamat Milad Indragiri Hilir ke-61 tahun. Kemuning bertekad untuk terus melestarikan adat istiadat dan membangun negeri._ Dari Kampung Bertuah, Kemuning melangkah, membawa adat, karya, dan kebanggaan untuk Inhil yang semakin maju. (*)