BAPENDA BATAM GELAR SOSIALISASI SINERGI OPTIMALISASI OPSEN PKB DAN BBNKB UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN DAERAH


Senin, 15 Juni 2026 - 17:29:30 WIB
BAPENDA BATAM GELAR SOSIALISASI SINERGI OPTIMALISASI OPSEN PKB DAN BBNKB UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN DAERAH

BATAM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam menggelar Sosialisasi Sinergi Optimalisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) melalui pelayanan kesamsatan guna meningkatkan pendapatan daerah. Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Optimalisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Melalui Pelayanan Kesamsatan” tersebut berlangsung di Hotel Planet Holiday Batam, Senin (15/6/2026).

Kegiatan ini dibuka oleh Wali Kota Batam H. Amsakar Achmad yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Jefridin. Selain membuka acara, Jefridin juga bertindak sebagai moderator dalam sesi pemaparan materi.

Hadir sebagai narasumber, Kepala Bapenda Provinsi Kepulauan Riau Abdullah, S.Sos., M.H., serta Kasubdit Regident Ditlantas Polda Kepri AKBP Meby Trisono, S.I.P., S.I.K., M.H. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan yang terkait dengan pelayanan kesamsatan dan pengelolaan pendapatan daerah.

Dalam paparannya, Kepala Bapenda Provinsi Kepri Abdullah menyampaikan bahwa sektor pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu penyumbang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD). Oleh karena itu, optimalisasi penerimaan opsen PKB dan BBNKB harus didukung dengan sistem data yang akurat dan terintegrasi.

“Peningkatan penerimaan Opsen PKB dan BBNKB tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan semata, tetapi harus didukung data yang valid dan kerja sama seluruh pihak agar tidak ada potensi pajak yang terlewatkan,” ujar Abdullah.

Ia menjelaskan bahwa ketidaksesuaian data kendaraan masih menjadi salah satu kendala dalam upaya optimalisasi pendapatan daerah. Karena itu, diperlukan langkah bersama untuk memastikan seluruh kendaraan tercatat dengan benar dalam sistem administrasi.

“Jika datanya akurat, penagihan dapat dilakukan secara tepat sasaran, masyarakat tidak terbebani oleh kesalahan administrasi, dan pendapatan daerah dapat meningkat untuk mendukung pembangunan,” tambahnya.

Sementara itu, Kasubdit Regident Ditlantas Polda Kepri AKBP Meby Trisono memaparkan berbagai upaya yang dilakukan dalam mengidentifikasi kendaraan yang belum terdaftar maupun yang belum melakukan proses balik nama kendaraan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung tersedianya basis data kendaraan yang lebih lengkap dan akurat.

Dalam sesi diskusi, Ketua DPP LSM Bahtera Kepri, Andi, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bentuk keterbukaan pemerintah dalam melibatkan masyarakat dan berbagai elemen pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan kesadaran pajak.

“Langkah memperbaiki data dan melibatkan berbagai pihak sangat tepat. Masyarakat membutuhkan kepastian hukum serta pelayanan yang mudah sehingga kesadaran membayar pajak dapat tumbuh dengan sendirinya,” ujarnya.

Andi juga menegaskan kesiapan organisasi kemasyarakatan untuk membantu menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.

“Kami siap menjadi jembatan informasi kepada masyarakat. Jika pelayanan semakin baik dan data semakin jelas, maka warga akan lebih percaya dan tidak ragu memenuhi kewajiban perpajakan demi kemajuan daerah,” katanya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, Bapenda Provinsi Kepri, Kepolisian, serta masyarakat dalam mendukung optimalisasi penerimaan opsen PKB dan BBNKB. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan PAD yang pada akhirnya akan kembali dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik.