Foto : Kapolsek GAS IPTU Andi Purba berdiri sambil memperhatikan ikan nila yang berkejaran mencari pakan. SUNGAI ILIRAN – Sore itu air kolam berkilau tertimpa matahari. Di tepi kolam, Kapolsek GAS IPTU Andi Purba berdiri sambil memperhatikan ikan nila yang berkejaran mencari pakan. Kehadirannya bukan sekadar inspeksi, tetapi bentuk nyata Polri menjaga ketahanan pangan dari hulu ke hilir.
IPTU Andi Purba melakukan pengecekan ketahanan pangan ternak ikan nila di Desa Sungai Iiliran, Kecamatan GAS, Kabupaten Indragiri Hilir. Langkah ini sejalan dengan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia untuk mewujudkan swasembada pangan yang berawal dari desa.
Kolam budidaya ikan nila milik warga menjadi lokasi utama kegiatan. Budidaya ini dipilih karena ikan nila cepat tumbuh, mudah dipelihara, dan menjadi sumber protein yang terjangkau bagi masyarakat Sungai Iiliran.
Dalam pengecekan, IPTU Andi Purba meninjau langsung kondisi kolam, kualitas air, kepadatan tebar, serta cara pemberian pakan. Ia juga berdialog dengan pemilik kolam untuk mendengar kendala yang dihadapi, mulai dari benih, pakan, hingga potensi pemasaran hasil panen.
Kapolsek GAS menegaskan bahwa budidaya ikan nila bukan sekadar usaha sampingan. Jika dikelola serius, kolam-kolam kecil di desa bisa menopang kebutuhan protein warga dan menekan ketergantungan pada pasokan dari luar daerah.
*“Kami ingin memastikan program ketahanan pangan benar-benar dirasakan warga sampai ke kolam-kolam mereka. Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mendampingi masyarakat agar perekonomiannya tumbuh. Jika pangan warga kuat, maka situasi kamtibmas di desa juga akan ikut kokoh,”* ujar IPTU Andi Purba.
Warga Sungai Iiliran menyambut baik kehadiran Kapolsek. Mereka merasa didampingi dan mendapat motivasi baru. Kehadiran pimpinan langsung di tepi kolam membuat petani ikan lebih semangat merawat dan mengembangkan budidayanya.
Suasana kekeluargaan tercipta selama kegiatan. Diskusi berlangsung santai sambil memberi pakan ikan. Beberapa warga bahkan menceritakan rencana menambah kolam agar hasil panen bisa dijual ke pasar Keritang dan sekitarnya.
Melalui kegiatan ini, Polsek GAS menunjukkan komitmennya mengawal ketahanan pangan dari desa. Dari riak air kolam nila di Sungai Iiliran, kemandirian pangan perlahan dibangun. Karena desa yang kenyang, adalah desa yang damai. (*)