Warga Panik Temukan King Kobra di Rumah, Tim Damkar Kecamatan Gas Sigap Evakuasi


Kamis, 16 Juli 2026 - 13:55:00 WIB
Warga Panik Temukan King Kobra di Rumah, Tim Damkar Kecamatan Gas Sigap Evakuasi

GAS – Kepanikan sempat menyelimuti warga Jalan Merdeka Timur, RT 04 RW 06. Seekor ular besar berbisa jenis King Kobra atau yang biasa disebut ular manau tiba-tiba muncul dan masuk ke dalam rumah milik Pak Hamidun.

Warga yang melihat langsung menghubungi pihak berwenang. Laporan itu sampai ke tangan petugas Damkar Kecamatan Gas melalui Sugianto, Ahmad Rifai, dan Siswandi.

Tanpa menunggu lama, tim Damkar Kecamatan Gas bergerak cepat ke lokasi. Dengan peralatan seadanya namun keberanian luar biasa, mereka masuk ke rumah Pak Hamidun untuk mengamankan ular yang cukup besar dan berbahaya tersebut.

Alhamdulillah, proses evakuasi berjalan lancar. Ular King Kobra berhasil ditangkap dan diamankan tanpa ada korban jiwa maupun luka. Rumah Pak Hamidun pun kembali aman untuk ditempati.

Sugianto, Petugas Damkar Kecamatan Gas, menceritakan detik-detik di lapangan.

"Kami menerima laporan dari warga sekitar pukul siang. Begitu sampai di lokasi, ularnya memang masih ada di dalam rumah. Kami langsung melakukan evakuasi dengan hati-hati. Alhamdulillah bisa diamankan dengan selamat. Kami imbau warga kalau menemukan ular berbisa jangan ditangani sendiri, segera lapor ke Damkar agar bisa kami tangani secara profesional dan aman," ujar Sugianto.

Bagi tim Damkar, ini bukan tugas yang mudah. Menghadapi ular King Kobra butuh keberanian, ketelitian, dan ketenangan. Tapi bagi mereka, keselamatan warga adalah prioritas utama.

Pak Hamidun dan keluarga mengucapkan terima kasih kepada tim Damkar yang sudah sigap datang. Rasa takut yang sempat mencekam kini berganti lega.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua. Musim seperti ini ular memang sering mencari tempat aman. Karena itu kewaspadaan dan kerja sama warga dengan petugas sangat penting.

Berkat kesigapan Damkar Kecamatan Gas dan laporan cepat dari warga, satu ancaman bahaya berhasil diatasi. Dan di sanalah letak pengabdian: hadir saat dibutuhkan, menolong tanpa pamrih.(*)