TEMBILAHAN, Medialokal.co - Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir. Peristiwa ini terjadi di Jalan Kampung Majelis Parit 21, Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, pada Sabtu 1 Agustus 2026 sekitar pukul 14.30 WIB.
Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Indragiri Hilir, lahan yang terbakar merupakan lahan milik masyarakat dengan jenis tanah gambut campur tanah putih dan topografi datar. Api diketahui berjenis permukaan dengan tinggi api mencapai sekitar 1 meter.
Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 4,5 hektare. Data tersebut masih bersifat sementara karena proses pemadaman dan pendataan masih berlangsung di lapangan. Titik lokasi kebakaran berada di koordinat 0 derajat 29 menit 20 detik Selatan dan 103 derajat 18 menit 74 detik Timur.
Untuk penanganan, BPBD Kabupaten Inhil mengerahkan 30 orang personel. Selain itu turut dibantu 2 orang personel Basarnas dan 5 orang masyarakat. Sarana prasarana yang digunakan meliputi 6 unit roda dua, 2 unit roda empat, 4 unit mesin mini stracker, 4 unit selang hisap mini stracker, 30 unit selang 1,5 inch, 5 unit nozle, dan mesin 9HP.
Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala. Tim di lapangan melaporkan cuaca panas, angin kencang, serta ketersediaan air yang harus menunggu pasang. Jarak sumber air ke titik api juga cukup jauh, sekitar 40 sampai 50 meter.
Kalaksa BPBD Kab. Inhil R. Arliansah, S.Si. ME mengatakan tim langsung melakukan pemadaman dan pendinginan begitu menerima laporan.
"Kami sudah menurunkan tim ke lokasi sejak sore tadi. Pemadaman dan pendinginan terus dilakukan, namun belum bisa dikatakan aman pada malam ini karena masih ada beberapa titik api yang belum padam. Tim akan melanjutkan pemadaman dan pendinginan pada hari besok kembali," ujar R. Arliansah.
Ia menambahkan kondisi saat ini lokasi masih menyisakan bara bara api sehingga penanganan harus terus dilanjutkan. Penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
R. Arliansah juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama pada musim kemarau dan cuaca panas. Pembukaan lahan dengan cara membakar sangat berisiko memicu kebakaran yang sulit dipadamkan, apalagi di lahan gambut.
Pemadaman akan dilanjutkan pada Minggu pagi. BPBD Inhil bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak meluas ke lahan sekitar. (*)