Polisi Gresik Amankan 14 Penjual Pertalite Rp12.000 per Liter
MEDIALOKAL.CO — Polsek Kebomas mengamankan 14 orang bersama 14 kendaraan yang diduga membeli Pertalite bersubsidi memakai tangki motor modifikasi, lalu menjualnya Rp12.000 per liter. Warga Gresik yang kesulitan mendapat Pertalite perlu tahu bahwa kelangkaan di sejumlah SPBU berkaitan dengan perubahan jalur pasokan dari Depo Surabaya ke Depo Tuban. Laporan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi bisa disampaikan langsung ke kepolisian.
Kasatreskrim Polres Gresik AKP Mohammad Prasetyo menjelaskan, pengungkapan bermula dari laporan Polsek Kebomas. Polisi lalu memeriksa sejumlah SPBU untuk mengetahui kondisi pasokan sekaligus menelusuri kemungkinan penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Tiga SPBU yang Diperiksa
Pengecekan berlangsung di SPBU Petrokimia di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, SPBU Sentolang di Jalan Veteran, serta SPBU Veteran di wilayah Kebomas. Hasilnya, stok Pertalite dan solar di sejumlah lokasi terbatas, bahkan dilaporkan habis.
Menurut keterangan pengawas SPBU, kondisi itu berkaitan dengan perubahan jalur pengambilan pasokan BBM dari Depo Surabaya ke Depo Tuban. Perubahan rute distribusi ini yang membuat pasokan di sejumlah titik tidak normal.
Pembinaan, Bukan Penahanan
Sehari setelah pengamanan, Unit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim Polres Gresik mendatangi Polsek Kebomas. Petugas memberikan pembinaan dan imbauan agar ke-14 orang tersebut tidak mengulangi perbuatan serupa.
Mereka juga diminta membuat surat pernyataan, sementara petugas melakukan pendataan terhadap kendaraan yang digunakan. Sebelum dikembalikan kepada pemiliknya, tangki sepeda motor diminta dikembalikan ke bentuk semula.
Prasetyo menegaskan, informasi yang disampaikan sejauh ini masih berupa dugaan berdasarkan keterangan awal. Artinya, status hukum ke-14 orang tersebut belum final dan prosesnya masih berjalan.
Pengawasan Berlanjut ke SPBU Lain
Polres Gresik memastikan pengawasan tidak berhenti pada tiga SPBU yang telah diperiksa. Pemeriksaan akan dilakukan secara bertahap di SPBU lain di wilayah Kabupaten Gresik untuk memantau ketersediaan BBM sekaligus menelusuri dugaan penyalahgunaan distribusi.
Langkah ini merespons keluhan masyarakat yang kesulitan memperoleh Pertalite di sejumlah SPBU. Polisi menempatkan dua persoalan berdampingan: pasokan yang menipis dan praktik jual beli BBM bersubsidi di luar jalur resmi.
Cara Melaporkan Dugaan Penyalahgunaan
Prasetyo meminta masyarakat segera menyampaikan laporan kepada kepolisian apabila menemukan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi maupun gangguan distribusi. Laporan bisa disampaikan ke Polsek setempat atau Polres Gresik.
Masyarakat yang mengetahui adanya penjualan Pertalite di atas harga resmi, misalnya melalui warung kelontong, dapat melaporkan lokasi dan bukti yang dimiliki. Semakin lengkap informasi yang diserahkan, semakin mudah polisi menelusuri rantai distribusinya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah pasti kerugian negara maupun kelanjutan status hukum ke-14 orang yang diamankan. Informasi terbaru dapat diakses melalui kanal resmi Polres Gresik.