TEMPULING – Upacara Haul ke-60 Syekh H. Abdul Fatah Bin H. Abdul Rasyid, yang dikenal sebagai Tuan Guru Mumpa, sukses digelar di Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Inhil. Acara yang mengusung semangat penghormatan terhadap sosok ulama besar ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan dari Kodim 0314/Inhil yang diwakili oleh Danramil 03/Tempuling Lettu Arm Muchazzar.
Syekh H. Abdul Fatah Bin H. Abdul Rasyid adalah tokoh ulama dan intelektual abad ke-20 di wilayah Inhil, sekaligus keturunan ke-4 dari ulama besar Kalimantan Selatan, Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari. Beliau lahir di Martapura, Kalimantan Selatan sekitar tahun 1860-an, menuntut ilmu selama 25 tahun di Mekkah, dan kembali ke Nusantara pada tahun 1919. Setelah mengajar di beberapa daerah, beliau akhirnya menetap di Desa Mumpa, mendirikan majelis taklim dan mempelopori berkembangnya pendidikan serta pemahaman agama Islam di wilayah tersebut. Haul yang ke-60 ini menjadi momentum untuk mengenang kontribusi beliau dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kemajuan masyarakat.
Pada acara tersebut, Al Ustadz Erfan Helmi Yani sebagai pembicara utama menyampaikan ceramah yang mengangkat tema tentang pentingnya mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari dan meneruskan warisan para ulama. Beliau menekankan bahwa peran tokoh agama seperti Syekh H. Abdul Fatah tidak hanya sebatas pada pengajaran kitab, namun juga dalam membangun karakter bangsa yang religius dan berintegritas. Ceramah ini mendapatkan respon positif dari peserta yang hadir, yang sebagian besar merupakan masyarakat lokal dan pengikut ajaran Tuan Guru Mumpa.
Perwakilan Kodim 0314/Inhil dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan acara Haul yang penuh makna. Lettu Arm Muchazzar juga menegaskan bahwa TNI selalu siap bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keharmonisan dan kemajuan daerah. Kehadiran pihak militer di acara ini menjadi bukti komitmen untuk mempererat tali silaturahmi dan sinergi antara lembaga negara dengan masyarakat dalam membangun Kabupaten Indragiri Hilir yang lebih baik.(*)