Rahul Jadi Nahkoda Baru, Sulaimansyah: Karang Taruna Riau Akan Berlayar Sampai ke Desa Terjauh


Rabu, 22 April 2026 - 12:35:20 WIB
Rahul Jadi Nahkoda Baru, Sulaimansyah: Karang Taruna Riau Akan Berlayar Sampai ke Desa Terjauh Tampak Rahul saat menerima Bendera Petaka Karang Taruna Riau

Pekanbaru – April 2026 menjadi bulan kelahiran harapan baru bagi pemuda Riau. Muhammad Rahul resmi terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Riau periode 2026–2031. Di pundaknya, kini bersandar mimpi jutaan anak muda Lancang Kuning.

Terpilihnya Rahul di Pekanbaru itu bukan sekadar pergantian Ketua. Ia adalah titipan doa dari desa ke kota, dari lorong sunyi ke mimbar kebijakan. Agar suara pemuda tak lagi samar, agar langkahnya tak lagi sendiri.

Dukungan mengalir dari berbagai arah. Salah satunya dari Sulaimansyah atau yang lebih dikenal dengan sapaan Bang Ucok Soren yang merupakan kader Tunas Indonesia Raya (Tidar). Baginya, Rahul bukan sekadar nama baru di struktur. Ia energi segar yang datang tepat waktu, saat pemuda Riau butuh arah di tengah zaman yang berlari.

“Kehadiran Muhammad Rahul sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Riau merupakan energi baru bagi anak muda di Provinsi Riau,” ujar Sulaimansyah dengan mata berbinar.

Ia percaya, Rahul mampu menjadi jembatan. Menangkap gagasan besar Presiden Prabowo Subianto tentang peran strategis generasi muda, lalu mendaratkannya ke tanah Riau. Bukan sebagai jargon, tapi sebagai program yang bisa dirasa: di warung pemuda, di bengkel kreatif, di lahan pertanian milenial.

“Saya yakin Rahul bisa menangkap gagasan, ide, dan pikiran Bapak Presiden tentang anak muda, lalu membawanya ke Riau dalam tataran yang praktis dan riil,” tambahnya. Sebab gagasan tanpa tindakan hanya angin. Dan Riau butuh lebih dari angin: ia butuh gerakan.

Tantangan di depan tak ringan. Pengangguran masih mengintai. Kewirausahaan butuh didorong. Transformasi digital harus dirangkul, bukan ditakuti. Karang Taruna di tangan Rahul ditantang untuk lincah, adaptif, dan membumi.

“Tahniah saya ucapkan kepada Bung Muhammad Rahul atas amanahnya. Semoga dapat membawa Karang Taruna Riau menjadi lebih maju dan berdampak luas bagi masyarakat,” tutup Sulaimansyah. Tahniah yang bukan sekadar ucapan, tapi juga pengingat: amanah ini berat, karena di dalamnya ada masa depan.

Rahul kini nahkoda. Karang Taruna adalah bahteranya. Lautan Riau luas: ada gelombang bonus demografi, ada badai disrupsi, ada pulau-pulau harapan yang menunggu disinggahi. Tugasnya bukan hanya memimpin, tapi merangkul, mendengar, dan memastikan tak ada pemuda yang tertinggal di dermaga.

Dari Pekanbaru, kibaran baru dimulai. Jika benar ia energi baru, maka biarlah energi itu menyala sampai ke desa terjauh. Biarlah Karang Taruna tak lagi dipandang sebagai seragam acara, tapi sebagai rumah tumbuh bagi anak muda yang mau berjuang untuk Indonesia. (*)