Polri Dan Petani Satu Lahan: Penanaman Kacang Panjang Di Kemuning, Sinergi Untuk Kemandirian Pangan


Jumat, 15 Mei 2026 - 11:43:19 WIB
Polri Dan Petani Satu Lahan: Penanaman Kacang Panjang Di Kemuning, Sinergi Untuk Kemandirian Pangan

KEMUNING - Di Dusun Sri Mambang, Desa Keritang, Kecamatan Kemuning, tanah kembali diolah. Kamis 14 Mei 2026, Polsek Kemuning bersama warga menanam kacang panjang sebagai wujud nyata dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.

Polsek Kemuning Polres Inhil terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan cinta petani bersama masyarakat di wilayah hukumnya. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah petani.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Ketahanan Pangan dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia. “Kami ingin memastikan program pemerintah sampai ke tingkat desa dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Kapolsek Kemuning Kompol M. Simanungkalit.

Penanaman kacang panjang dilakukan di lahan milik Bapak Syafar yang berada di Dusun Sri Mambang, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir. Lahan yang sebelumnya kosong kini mulai diisi dengan tanaman yang diharapkan bisa membantu kebutuhan pangan keluarga dan warga sekitar.

Kompol M. Simanungkalit mengatakan, kegiatan itu dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap upaya swasembada pangan di tengah masyarakat. “Giat Polisi cinta petani ini merupakan dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan guna mewujudkan swasembada pangan di wilayah Desa Keritang, Kecamatan Kemuning,” ujarnya.

Ia menegaskan, Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir mendampingi warga dalam meningkatkan kesejahteraan. “Kalau petani kuat, desa kuat. Kalau desa kuat, negara juga kuat,” katanya.

Aiptu Mahmud yang turut mendampingi kegiatan menyampaikan harapan agar program ini memberi manfaat nyata. “Harapannya program ini dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan masyarakat sekaligus mempererat sinergi antara Polri dan petani,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi antara Polri dan petani adalah kunci keberhasilan program ketahanan pangan. “Kalau kami turun ke lahan, warga juga semakin semangat. Kami ingin warga merasa didampingi, bukan ditinggal sendiri,” katanya.

Warga menyambut baik kegiatan ini. Bagi mereka, kehadiran Polri di lahan pertanian memberikan motivasi untuk terus mengolah lahan dan menjaga hasil tanam agar optimal.

Di Sri Mambang, kacang panjang yang baru ditanam hari ini adalah simbol harapan. Harapan agar desa bisa mandiri pangan, agar Polri dan petani semakin dekat, dan agar swasembada pangan benar-benar tumbuh dari bawah, dari tanah yang dirawat bersama. (*)