HUT Ke-80 Bhayangkra, Polres Inhil Rangkul Anak Muda Lewat Turnamen ML Kapolri Cup


Kamis, 25 Juni 2026 - 18:21:25 WIB
HUT Ke-80 Bhayangkra, Polres Inhil Rangkul Anak Muda Lewat Turnamen ML Kapolri Cup Foto : Turnamen Mobile Legends Kapolri Cup dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80

TEMBILAHAN – Hari itu, Aula Rekonfu Polres Indragiri Hilir di Jalan Gajah Mada No. 02 berdenyut berbeda. Bukan suara sirene atau apel pasukan yang terdengar, melainkan denting klik mouse, deru kipas laptop, dan sorak pelan penuh harap. Kamis, 25 Juni 2026, pukul 09.00 WIB, seragam cokelat dan kaus tim esports duduk berdampingan. Mereka disatukan oleh satu nama: Turnamen Mobile Legends Kapolri Cup dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Dipimpin langsung Wakapolres Inhil KOMPOL Maitertika, S.H., M.H., ruangan itu seketika teduh saat lagu Indonesia Raya berkumandang. Tangan yang biasa memegang senjata, kini menggenggam erat pinggir meja, ikut bernyanyi bersama 80 anak muda dari 16 tim. Doa yang dipanjatkan setelahnya seolah jadi jembatan, bahwa di antara hero dan tower di layar, ada doa Bhayangkara untuk masa depan generasi.

Di barisan peserta, ada mata yang berbinar. Bagi mereka, ini bukan sekadar turnamen. Ini panggung. Panggung ketika hobi yang sering dipandang sebelah mata, kini dirangkul hangat oleh Polri. KOMPOL Maitertika, dengan suara tenang namun menggetarkan, menyebut esports sebagai ruang tumbuhnya bakat, kreativitas, kerja sama tim, bahkan prestasi hingga kancah dunia.

“Turnamen ini wadah positif,” ucapnya pelan, tapi menancap. “Salurkan minat secara sehat, sportif, dan bertanggung jawab. Jadikan jari kalian bukan untuk judi online, bukan untuk hal negatif, tapi untuk ukir prestasi.” Pesan itu mengalir, bukan sebagai perintah, tapi sebagai kasih seorang abdi negara pada adik-adiknya.

Di antara jeda pertandingan, tawa dan tegur sapa mengalir akrab. Perwira berdiskusi strategi dengan remaja ber-hoodie. Brigadir menepuk bahu peserta yang kalah, “Mainmu bagus, dek. Tahun depan coba lagi.” Di situlah Bhayangkara ke-80 menemukan maknanya: polisi turun dari menara, duduk sama rendah, main sama seru, menang dan kalah sama-sama dihargai.

Wasit dan panitia bekerja dalam diam, menjaga objektivitas dan transparansi. Sebab mereka tahu, yang dipertaruhkan bukan hanya hadiah Juara I Rp2.000.000, Juara II Rp1.000.000, atau Juara III Rp500.000 beserta medali. Yang dipertaruhkan adalah kepercayaan. Kepercayaan bahwa Polri bisa hadir di dunia anak muda, tanpa jarak, tanpa curiga.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K. melalui Wakapolres menegaskan, inilah wajah Polri yang humanis dan modern. “Turnamen Mobile Legends Kapolri Cup ini bentuk pendekatan kami kepada generasi muda melalui kegiatan positif, kreatif, dan edukatif,” jelas KOMPOL Maitertika menyampaikan pesan Kapolres.

“Kami berharap turnamen ini jadi wadah bagi para peserta untuk mengembangkan bakat, menjunjung tinggi sportivitas, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam semangat Hari Bhayangkara ke-80. Melalui kegiatan ini, kami juga mengajak generasi muda untuk memanfaatkan teknologi secara bijak dan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum,” tutupnya.

Saat sesi foto bersama, tak ada lagi sekat. Seragam dinas dan jersey tim berbaur. Jari yang tadi lincah di atas keyboard, kini mengacungkan jempol ke kamera. Di Aula Rekonfu hari itu, Bhayangkara ke-80 tidak dirayakan dengan upacara yang kaku. Ia dirayakan dengan tawa, sportivitas, dan janji tak tertulis: bahwa Polri akan selalu ada, bahkan di dalam dunia yang kalian cintai.(*)