Dari Pekarangan untuk Ketahanan Pangan, Polsek Kemuning Aktif Dampingi Warga Kelola Lahan Produktif


Kamis, 02 Juli 2026 - 18:50:16 WIB
Dari Pekarangan untuk Ketahanan Pangan, Polsek Kemuning Aktif Dampingi Warga Kelola Lahan Produktif Pengecekan dilakukan di lahan pertanian milik Saudara Pono yang berada di Rt 02 Desa Kemuning Tua Kecamatan Kemuning. Lahan berukuran sekitar 40 x 40 meter itu dimanfaatkan untuk budidaya tanaman jeruk nipis.

KEMUNING - Jajaran Polsek Kemuning Polres Inhil melalui Bhabinkamtibmas Desa Kemuning Tua Kecamatan Kemuning turun ke lokasi perkebunan warga untuk melakukan pengecekan pekarangan pangan bergizi yang berada di wilayah binaannya Guna mendukung Program Ketahanan pangan Nasional.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kapolsek Kemuning Kompol M. Simanungkalit, S.H., M.H. yang diwakili oleh Aiptu Hermawan Pualam Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional.

Pengecekan dilakukan di lahan pertanian milik Saudara Pono yang berada di Rt 02 Desa Kemuning Tua Kecamatan Kemuning. Lahan berukuran sekitar 40 x 40 meter itu dimanfaatkan untuk budidaya tanaman jeruk nipis.

Hamparan tanaman jeruk nipis terlihat tumbuh hijau dan terawat dengan baik. Kondisi tersebut menunjukkan keseriusan warga dalam mengelola pekarangan produktif yang kini menjadi salah satu sumber pangan sekaligus peluang ekonomi keluarga.

Selain memantau perkembangan tanaman, Aiptu Hermawan Pualam juga melakukan koordinasi bersama petani terkait pola perawatan, pemupukan hingga langkah antisipasi terhadap gangguan hama yang dapat memengaruhi hasil panen.

“Kami hadir untuk memberikan semangat sekaligus memastikan program pekarangan pangan bergizi ini berjalan optimal. Ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat,” ujar Aiptu Hermawan.

Ia menambahkan, keberadaan pekarangan produktif di lingkungan warga dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat lain agar memanfaatkan lahan kosong menjadi area pertanian yang bernilai manfaat.

“Dengan komunikasi dan pendampingan yang terus dilakukan, kami berharap hasil panen masyarakat semakin meningkat dan mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga maupun lingkungan sekitar,” tutup Aiptu Hermawan.