Babinsa di Inhil ini Ajarkan Warga Binaannya Cara Membuat Telur Asin dari Serbuk Sabut Kelapa

Foto : Tampak Serma Syamsul Azman saat mengajarkan warga binaannya membuat telur asin dari serbuk sabut kelapa

Loading...

TEMPULING, Medialokal.co - Peran seeorang anggota TNI bukan hanya berkutat pada penegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

Perannya malah sangat luas, diantaranya adalah problem solving dalam berbagai persoalan masyarakat. Dan tak jarang, seorang prajurit TNI juga bertindak sebagai motivator dan tempat masyarakat mengadukan berbagai masalah dimana tempat ia bertugas.

Seperti yang dilakukan oleh Serma Syamsul Azman, Babinsa Koramil 03/Tempuling, Kodim 0314/Inhil yang bertugas di Desa Teluk Jira ini mencoba berinovasi membuat telur asin yang berbeda, biasanya banyak orang membuat dengan air garam, abu gosok, dan batu bata.

Kali ini Serma Syamsul Azman membuat telur asin dengan menggunakan cocopeat atau serbuk sabut kelapa sebagai salah satu bahan pembuatan telur asin di Desa Teluk Jira, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Inhil, Kamis (13/02/2020).

Telur asin sendiri dapat dengan mudah ditemui di setiap daerah di Indonesia, tidak hanya sebagai hidangan pelengkap lauk dan nasi, namun juga menyantap telur asin sebagai camilan sehat.

Telur asin juga cocok dibawa sebagai bekal saat perjalanan, karena praktis dan juga tahan lama.

Telor asin yang dinilai berkualitas tinggi memiliki ciri-ciri khas dari kuning berwarna agak kemerahan, kering (kalau digigit tidak mengeluarkan cairan), tidak menimbulkan bau amis dan rasa asin menyengat, tekstur tidak berminyak. Ciri-ciri rasa telur asin ini dianggap sempurna

Saat berbincang dengan medialokal.co Tempuling, Babinsa Serma Syamsul Azman mengatakan kegiatan tersebut juga sebagai peran aktif babinsa dalam memberikan pelatihan ataupun pengetahuan kepada warga binaannya.

Babinsa juga mengatakan meskipun telur ini di datangkan dari luar daerah yaitu Sumatra Barat tetapi tidak menyurutkan keinginanya untuk berwirausaha dan keinginan untuk melatih warga binaannya teraebut.

"Hal ini karena mengingat nilai ekonomis pada telur asin tersebut sangat tinggi sehingga bisa dimanfaatkan sebagai peluang usaha,"ungkapnya. (*)






Loading...

[Ikuti Medialokal.co Melalui Sosial Media]



Tulis Komentar