Pilihan
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Pekanbaru Mudahkan Warga Urus PBG, Wako Resmikan Sip Aman
DPP SPKN Nilai Kejati Riau Belum Respon Positif
DPP SPKN Apresiasi Polda Riau Tindak Lanjuti SPPD dan Mamin di DPRD Riau
Program CSR
CD IKPP dan Dekranasda Siak Taja Pelatihan Membatik
PERAWANG,SIAK - PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) melalui program CSR dan Dekranasda Siak menggelar pelatihan membatik yang diikuti sebanyak 15 orang dari kecamatan Tualang dan Siak.
Pelatihan membatik tersebut
bertempat di Rumah Pintar Abdul Wahid di Kecamatan Perawang yang dimulai dari tanggal 11 sampai 14 Februari 2020.
Murseno dari Community Development (CD) IKPP menyebutkan dengan kegiatan diharapkan ini nantinya para peserta bisa mengembangkan motif-motif batik, sehingga lahir para pengrajin batik sehingga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya.
"Kami mendorong potensi lokal sehingga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya pembatik" ujarnya, Rabu (13/2/2020).
Selama 4 hari para peserta gembleng oleh tenaga ahli dari Yogyakarta, Handoyo. Pelatihan membatik dengan sistem tutup celup ini bisa lebih murah dengan penggunaan pewarna naptol.
Sementara itu Ketua Dekranasda Kabupaten Siak Rasidah Alfedri menyambut baik fasilitasi dari IKPP untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas para pembatik di Siak.
Menurut dia, dengan pelatihan itu bisa meningkatkan kemampuan membatik, meningkatkan kualitas produk serta bisa meningkatkan dan menambah pendapatan keluarga.
"Kami menyambut baik pelatihan program CSR dari IKPP ini, tentunya diharapkan tidak berhenti sampai di sini. Selain mendorong kualitas produk juga bisa membantu memfasilitasi pemasarannya secara berkelanjutan" kata Rasidah.
Ia berharap para peserta memafaatkan kesempatan pelatihan itu untuk meningkatkan kemampuan serta mempraktikan teknik-teknik baru yang disampaikan oleh pembimbing selama empat hari pelatihan.
Hasbi salah satu peserta asal Tualang menyampaikan ungkapan terima kasih kepada 'rumah pintar' dan optimis ilmu yang diperolehnya akan diterapkan hingga bisa menjadi sumber pendapatan bagi dirinya.
Sementara Merry, salah satu pembatik binaan Dekranasda Siak mengatakan kalau ilmu yang didapat bisa membuat aneka harga jual batik yang beragam dan terjangkau bagi orang banyak.***


Berita Lainnya
Konflik Sawit di Inhu, 1.500 Petani Minta KSO PT TDE Dihentikan
Polda Riau Bangun dan Renovasi 26 Jembatan untuk Keselamatan dan Akses Pendidikan
Babinsa Serka Yadi Yanto: Kami Siap Dukung Kegiatan MBG
Patroli Tapal Batas: Upaya Koramil 07/Reteh Cegah Karhutla
Babinsa Koramil 07/Reteh Rutin Lakukan Komsos di Desa Sangsi Undan
SERTU WISNU HADIR, MUSRENBANG KELURAHAN TEMPULING TAHUN 2027 GARAP RENCANA PEMBANGUNAN
Konflik Sawit di Inhu, 1.500 Petani Minta KSO PT TDE Dihentikan
Polda Riau Bangun dan Renovasi 26 Jembatan untuk Keselamatan dan Akses Pendidikan
Babinsa Serka Yadi Yanto: Kami Siap Dukung Kegiatan MBG
Patroli Tapal Batas: Upaya Koramil 07/Reteh Cegah Karhutla
Babinsa Koramil 07/Reteh Rutin Lakukan Komsos di Desa Sangsi Undan
SERTU WISNU HADIR, MUSRENBANG KELURAHAN TEMPULING TAHUN 2027 GARAP RENCANA PEMBANGUNAN