Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Pekanbaru Mudahkan Warga Urus PBG, Wako Resmikan Sip Aman
BPOM Inhil: Makan Lontong Dapat Sebabkan Kanker Jika Dimasak dengan ini
TEMBILAHAN, Medialokal.co - Lontong adalah makanan kesukaan masyarakat Indragiri Hilir, makanan ini kerap dijadikan sebagai sarapan pagi dengan menu tambahan berupa sayur kuah gulai atau kuah sop yang bikin lidah bergoyang.
Namun siapa sangka, mau makan lontong dengan jangka waktu yang panjang bisa menyebabkan penyakit kanker Loh kok bisa ternyata lontong yang dapat menyebabkan kanker adalah cara pembuatan yang tidak benar.
Lontong dimasak dengan menggunakan plastik tidak tahan panas dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang bisa membahayakan kesehatan tubuh dan menyebabkan penyakit kanker.
Maka dari itu penting bagi masyarakat penggemar kuliner khususnya makanan lontong untuk berhati-hati dalam memilih warung penjual lontong. Karena jika tidak mengetahui kita akan mengkonsumsi lontong sayur yang dimasak dengan bahan plastik tidak tahan panas.
Kepala BPOM Kabupaten Indragiri Hilir Ayie Mahfud Sidiq mengatakan lontong ketika direbus menggunakan plastik yang tidak tahan panas maka bahan kimia dari plastik itu Akan berpindah ke dalam makanan atau lontong yang dibuat.
Untuk lontong dengan plastik Low Density Polyethylene (LDPE) memiliki titik melunak yang rendah, yaitu pada suhu 830 C - 98°C, disarankan hanya digunakan untuk penyimpanan atau proses pemasakan di bawah suhu tersebut dan tidak digunakan dalam pengukusan lontong," ujarnya, saat dikonfirmasi, Sabtu (22/2/20).
Ia menyebutkan plastik yang tidak tahan panas, berpotensi untuk melepaskan zat berbahaya ke dalam pangan (seperti Lontong_) (berasal dari sisa bahan penyusun, hasil urai, dan bahan tambahan).
"Dari perpindahan zat kimia itu ke makanan ketika dikonsumsi akan berbahaya bagi kesehatan tubuh terutama jika dalam jangka waktu panjang," katanya.
Untuk itu ia mengingatkan masyarakat pecinta kuliner lontong agar berhati-hati dalam membeli lontong. Tentu saja kita ingin membeli makanan yang enak sehat dan higienis harus lebih berhati-hati, dan kepada para pedagang hendaknya memahami bahwa memasak lontong menggunakan dibungkus plastik itu berbahaya untuk kesehatan.
"Nah, kami juga menyarankan kepada pedagang untuk tidak memasak lontong dibungkus dengan plastik karena itu dapat berbahaya bagi kesehatan tubuh, Kami menyarankan agar memasak lontong menggunakan plastik yang tahan panas atau menggunakan bahan alami seperti menggunakan daun pisang karena lebih aman dan higienis,"paparnya. (*)
Sumber : indragiripos.com


Berita Lainnya
Jelang Idul Fitri, Polres Inhil Matangkan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026
Polda Riau Gelar Donor Darah dalam rangka Jumat Berkah
Babinsa Koramil 09/Kemuning Dampingi Program Sukseskan Makan Bergizi Gratis di Desa Keritang Hulu
Babinsa Intens Pendampingan Kegiatan Makan Bergizi Gratis di Pulau Kijang
Babinsa Koramil 07/Reteh: Kami Akan Rutin Lakukan Pengawasan SDM
Patroli Tapal Batas: Upaya Nyata Koramil 07/Reteh Cegah Karhutla
Jelang Idul Fitri, Polres Inhil Matangkan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026
Polda Riau Gelar Donor Darah dalam rangka Jumat Berkah
Babinsa Koramil 09/Kemuning Dampingi Program Sukseskan Makan Bergizi Gratis di Desa Keritang Hulu
Babinsa Intens Pendampingan Kegiatan Makan Bergizi Gratis di Pulau Kijang
Babinsa Koramil 07/Reteh: Kami Akan Rutin Lakukan Pengawasan SDM
Patroli Tapal Batas: Upaya Nyata Koramil 07/Reteh Cegah Karhutla