Pilihan
Melati Wulandari Terpilih dengan Suara Terbanyak 37 Lawan 10
Polsek Tempuling Amankan Pelaku Spesialis Pembobol Rumah Kosong
Corona Semakin Disepelekan, Dulu Dianggap Tak Tahan Panas, Kini Drh Indro Cahyono Bilang Tak Membunu
MEDIALOKAL.CO – Sebagian masyarakat Indonesia masih menyepelakan keganasan cirus Corona atau Covid-19.
Dulu, sebagian ahli berpendapat Corona tidak akan masuk ke Indonesia. Sebab, virus ini tidak tahan dengan panas.
Kini, seorang dokter hewan yang disebut-sebut sebagai ahli virus, drh Indro Cahyono menyatakan Covid-19 tidak ganas dan tidak membunuh.
Pernyataan itu disampaikan drh Indro Cahyono saat berbincang dengan artis Luna Maya.
Video Luna Maya dan drh Indro Cahyono yang membahas Covid-19 telah viral di media sosial.
Dalam video itu, Indro menjelaskan bahwa penderita Covid-19 meninggal karena ada penyakit lain yang dideritanya.
“Jadi, sebagian besar korban yang meninggal itu belum pernah ada satu pun yang meninggal hanya karena Covid,” kata Indro.
Menurut Indro, beberapa korban meninggal akibat menderita penyakit penyakit jantung, gangguan pernafasan dan stroke.
“Jadi biasanya memang karena adanya komplikasi penyakit, gangguan pernafasan, kemarin ada beberapa yang meninggal karena stroke, jantung juga ada, dan malah covidnya negatif,” tambahnya.
Indro meminta agar Covid-19 tidak tidak dihubungkan dengan kematian. Sebab, Covid-19 tidak ganas dan tidak membunuh, seperti yang diberitakan media massa.
“Covid ini tidak seganas atau tidak membunuh seperti yang ada di media,” tegas Indro.
Pernyataan Indro dibantah oleh dokter spesialis jantung, dr Berlian Idriansyah Idris.
“Seperti namanya, severe acute respiratory syndrome, virus ini menyebabkan gangguan pernapasan akut berat akibat kerusakan pada paru, yg membuat gagal napas, bahkan kematian,” kata dr Berlian melalui akun twitternya.
Menurut dr Berlian, pernyataan Luna Maya dan drh Indro Cahyono berpotensi membuat masyarakat meremehkan corona.
“Kalau tidak berhubungan dgn kematian, untuk apa dihitung jumlah korban yg meninggal? Hari ini saja sdh ada total 496 orang yg meninggal di Indonesia,” kata dr Berlian.
Kasus Corona di Indonesia terus bertambah. Per Kamis, 16 April 2020, sebanyak 5.516 orang dinyatakan positif Covid-19. Sebanyak 496 orang meninggal dan 548 sembuh.
Secara global, penderita Corona di seluruh dunia telah mencapai 2.183.148. Sebanyak 146.841 orang meninggal dunia dan 547.679 orang sembuh.*
sumber :
https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2020/04/17/corona-semakin-disepelekan-dulu-dianggap-tak-tahan-panas-kini-drh-indro-cahyono-bilang-tak-membunuh/


Berita Lainnya
Anggota DPR RI Karmila Sari: Kampus STIKes Tengku Maharatu Buka Akses Kuliah Gratis lewat KIP Kuliah
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
Hadiri Cap Go Meh Bagansiapiapi, Karmila Sari: Keharmonisan Rohil adalah Kekayaan Nasional
Sehat Mental, Produktif Kerja: PT Patra Drilling Contractor Ajak Pekerja Lepaskan Stres Lewat Workshop Self Healing
GMNI Desak KPK Usut August Mellaz dan 4 Komisioner KPU: Jet Pribadi Rp90 Miliar Indikasi Korupsi Terstruktur
Hadapi Ancaman Sinkhole, PLN Bergerak Cepat Amankan SUTT 150 kV Bireuen-Peusangan
Anggota DPR RI Karmila Sari: Kampus STIKes Tengku Maharatu Buka Akses Kuliah Gratis lewat KIP Kuliah
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
Hadiri Cap Go Meh Bagansiapiapi, Karmila Sari: Keharmonisan Rohil adalah Kekayaan Nasional
Sehat Mental, Produktif Kerja: PT Patra Drilling Contractor Ajak Pekerja Lepaskan Stres Lewat Workshop Self Healing
GMNI Desak KPK Usut August Mellaz dan 4 Komisioner KPU: Jet Pribadi Rp90 Miliar Indikasi Korupsi Terstruktur
Hadapi Ancaman Sinkhole, PLN Bergerak Cepat Amankan SUTT 150 kV Bireuen-Peusangan