Pilihan
Polres Siak Intensifkan Pengamanan di Rest Area KM 45 Kandis
Polsek Bungaraya Bagikan 100 Bibit Pohon Berkah Sambut Idul Fitri 1447 H
Pak RT Kecewa, Pengajuan Bantuan untuk Ratusan Warganya Ditolak Pemerintah
MEDIALOKAL.CO - Video seorang ketua RT mengaku kecewa karena pengajuan bantuan untuk warganya ditolak pemerintah beredar di media sosial. Pak RT bahkan mengaku akibat penolakan dari pemerintah itu, ia dicaci maki warga dan dituduh korupsi.
Diberitakan Terkini.id -- Jaringan Suara.com, pak RT yang membuat video tersebut merupakan Ketua RT di Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
Dalam video tersebut, Pak RT mengatakan bahwa ia telah berusaha mendaftarkan ratusan keluarga kurang mampu di wilayahnya yang terdampak Covid-19 agar mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.
Namun menurutnya, pengajuan tersebut ditolak pemerintah setempat dan hanya 20 kepala keluarga (KK) yang disetujui.
“Saya adalah ketua RT di Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Pada saat ini kami sedang melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak Covid-19,” ujar Pak RT.
Selanjutnya, ia mengaku telah mengumpulkan data terkait ratusan warganya yang berhak menerima bantuan Covid-19 sesuai dengan kriteria yang dianjurkan oleh pemerintah.
“Beberapa kriteria yang harus mendapatkan bantuan dari pemerintah senilai Rp 600 ribu, maka kami sebagai ketua lingkungan berusaha mengumpulkan data baik itu kontrakan namun berdomisili di lingkungan kami sesuai anjuran pemerintah, pedagang, keluarga miskin, dan yang akan miskin karena berhenti bekerja akibat damapk Covid-19,” ungkapnya.
Adapun jumlah kepala keluarga (KK) berdasarkan data yang dikumpulkan pihaknya dan sesuai kriteria penerima bantuan dari pemerintah yakni sebanyak 137 KK.
Namun, dari jumlah tersebut hanya 20 KK yang pengajuannya diterima oleh pemerintah setempat.
“Di warga saya dan sudah saya data dan masuk kriteria pemerintah ada 137 KK ternyata pengajuan tersebut tidak disetujui oleh pemerintah setempat dan kami para kepala Rukun Tetangga hanya mendapatkan kuota 20 KK di dalam satu RT,” kata Pak RT.
Oleh karena itu, ia berharap aparatur pemerintah bisa menjelaskan secara langsung kepada masyarakat terkait jumlah kuota penerima bantuan tersebut untuk setiap RT.
“Saya mohon kepada seluruh aparatur pemerintah agar menyampaikan kepada masyarakat (terkait bantuan) secara terbuka bahwa memang begitulah kenyataannya,” kata pak RT memungkasi.
Sumber: makassar.terkini.id / SuaraBanten.id


Berita Lainnya
Rutinitas Babinsa Koramil 04/Kuindra Melakukan Komsos Bersama Warga Binaan
Babinsa Koramil 07/Reteh Laksanakan Patroli Tapal Batas, Pastikan Keamanan Lingkungan Terjaga
Babinsa Koramil 07/Reteh Laksanakan Pengawasan SDM dan Himbau Masyarakat Jaga Keamanan
Babinsa Koramil 03/Tpl Laksanakan Patroli Tapal Batas, Pastikan Wilayah Aman dari Titik Api
Babinsa Koramil 03/Tpl Sertu Ichlas Manalu Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Pemuda Desa Danau Pulai Indah
Pemerintah Desa Lubuk Besar Tegaskan Pembangunan Gedung MDA dan Jalan Sesuai RAB dan Aturan
Rutinitas Babinsa Koramil 04/Kuindra Melakukan Komsos Bersama Warga Binaan
Babinsa Koramil 07/Reteh Laksanakan Patroli Tapal Batas, Pastikan Keamanan Lingkungan Terjaga
Babinsa Koramil 07/Reteh Laksanakan Pengawasan SDM dan Himbau Masyarakat Jaga Keamanan
Babinsa Koramil 03/Tpl Laksanakan Patroli Tapal Batas, Pastikan Wilayah Aman dari Titik Api
Babinsa Koramil 03/Tpl Sertu Ichlas Manalu Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Pemuda Desa Danau Pulai Indah
Pemerintah Desa Lubuk Besar Tegaskan Pembangunan Gedung MDA dan Jalan Sesuai RAB dan Aturan