Pilihan
Soroti Metode Belajar Online, Sosiolog: Masyarakat Indonesia Belum Siap
MEDIALOKAL.CO - Kritisi Metode Belajar Online, Sosiolog: Masyarakat Indonesia Belum Siap
Dampak pandemi virus Corona Covid-19 membuat kegiatan belajar dan mengajar di sekolah ditiadakan. Sebagai gantinya, anak-anak diminta belajar di rumah dengan sistem online tanpa tatap muka dengan guru.
Hal ini dikritik oleh sosiolog Anis Farida. Menurut Anis yang juga pengajar di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya ini, masyarakat Indonesia belum siap menghadapi model pembelajaran menggunakan teknologi yang tidak mempertemukan guru dan murid secara langsung.
Dilansir VOA Indonesia, ia menyebut seharusnya pemerintah memerhatikan kemampuan ekonomi masyarakat, yang belum semuanya siap dan memiliki perangkat pembelajaran online.
Untuk masyarakat yang mampu, bisa jadi sudah terbiasa dan tidak masalah. Tapi lain halnya dengan siswa dari keluarga kurang mampu yang justru malah memberatkan.
"Kemudian fasilitasnya tidak memadai, maka bagi mereka hal tersebut sangat memberatkan. Ini kita masih bicara dalam konteks Jawa, belum konteks luar Jawa yang pedalaman," papar Anis Farida.

Iustrasi belajar online dari rumah. (Shutterstock)
Faktor lainnya adalah perbedaan latar belakang pendidikan dan psikologis orang tua di setiap keluarga yang tidak selalu sama. Hal ini menurutnya bisa menjadi kendala dalam penyampaian materi kepada anak-anak.
"Bagaimana kemudian tiba-tiba dipaksa untuk memhami sebuah materi dan kemudian mengajarkan kepada anak-anaknya, dan mereka tidak punya background pendidikan yang cukup untuk hal tersebut," ujar Anis lagi.
Belum lagi faktor emosi orang tua yang beragam. Bisa jadi bukannya membantu anak, orang tua malah marah karena stres.
"Tidak telaten yang kemudian marah-marah. Ini kan potensi terjadi kekerasan psikis kepada anak yang bahaya menurut saya dalam jangka panjang," pungkasnya.(*)


Berita Lainnya
PLN Sampaikan Progres Pemulihan Kelistrikan di Sumatra
Dari Sabang sampai Sorong, PDC Rangkul Talenta Negeri: 48 Kontrak Migas Dijaga Demi Kedaulatan Energi
Anggota DPR RI Karmila Sari: Kampus STIKes Tengku Maharatu Buka Akses Kuliah Gratis lewat KIP Kuliah
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
Hadiri Cap Go Meh Bagansiapiapi, Karmila Sari: Keharmonisan Rohil adalah Kekayaan Nasional
Sehat Mental, Produktif Kerja: PT Patra Drilling Contractor Ajak Pekerja Lepaskan Stres Lewat Workshop Self Healing
PLN Sampaikan Progres Pemulihan Kelistrikan di Sumatra
Dari Sabang sampai Sorong, PDC Rangkul Talenta Negeri: 48 Kontrak Migas Dijaga Demi Kedaulatan Energi
Anggota DPR RI Karmila Sari: Kampus STIKes Tengku Maharatu Buka Akses Kuliah Gratis lewat KIP Kuliah
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
Hadiri Cap Go Meh Bagansiapiapi, Karmila Sari: Keharmonisan Rohil adalah Kekayaan Nasional
Sehat Mental, Produktif Kerja: PT Patra Drilling Contractor Ajak Pekerja Lepaskan Stres Lewat Workshop Self Healing