Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Ada Dugaan Mis Manajemen, Anggota DPR RI Asal Inhil ini Pinta PLN Tidak Cuma Pikirkan Untung Rugi
Medialokal.co - PLN sebagai Perusahaan yang dipercayakan Negara untuk melayani pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat seharusnya memahami kondisi masyarakat selama wabah covid-19 ini terjadi.
Banyak yang mengalami kesulitan, bahkan ada yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Lonjakan kenaikan tagihan listrik justru memperparah kondisi psikologi masyarakat yang mengalami penurunan secara ekonomi di tengah wabah yang masih saja berlangsung.
Hal ini disampaikan oleh Anggota DPR RI Komisi VII asal Riau H. Abdul Wahid saat menjadi narasumber bersama Menejer PLN Area Pekanbaru Himawan Susanto di Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 1, Senin (8/6/2020).
"PLN ini perusahaan yang skemanya untung rugi, tetapi sebagai perusahaan negara PLN juga harus mendahukukan pelayanan, terlebih saat wabah covid-19 memberikan dampak buruk bagi keadaan ekonomi masyarakat" terang Wahid.
Sebelumnya, Himawan Susanto Menejer Area Pekanbaru menjelaskan, selama Covid-19 ini, tagihan di bulan April dan Mei tidak dilakukan pembacaan langsung di meteran, kebijakannya mengambil jumlah rata-rata dari tagihan Januari-Maret, lalu pada tagihan Juni petugas lapangan langsung membaca meteran, ternyata ada kelebihan daya yang dipakai dari perkiraan rata-rata itu. Sebab itulah tagihan Juni menjadi besar," terang Himawan
Menanggapi itu, Abdul Wahid menduga ada terjadi mis manejemen, sebab ada banyak pengaduan dari masyarakat tagihan mereka 3 kali lipat dari biasanya.
"Ada banyak sekali pengaduan, kalau peridiksi rata-rata itu naik 20-30% itu masih logis, sebab banyak bekerja di rumah, tapi ada yang mengadu biasa tagihan 1 juta, ini naik 3 juta, PLN harus cak betuk soal ini, saya menduga ada yang salah ini," terang Wahid Ketua DPW PKB Riau ini.
Wahid juga mengatakan akan mendiskusikan dengat Dirut PLN di Komisi VII .
"Saya dan teman-teman Komisi VII akan mendiskusikan ini, mencari solusi dengan Dirut PLN nanti, termasuk meminta PLN memberikan pelayanan semacam diskon atau skema pengurangan tarif dan sebagainyalah, agar dapat mengobati beban masyarakat yang berat ini," tutup Wahid. (*)


Berita Lainnya
Komsos Dengan Ketua RT Dan Tomas, Sertu Pardamaean Siregar Imbau Agar Melaporkan Setiap Kejadian Kepada Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas
Pastikam Wilayah Bebas Api, Babinsa Koramil 03/Tpl Laksanakan Patroli Tapal Batas di Kelurahan Kempas Jaya
Koramil 07/Reteh dan Masyarakat Bersinergi Jaga Keamanan dan Ketertiban dari Bahaya Karhutla
Babinsa Koramil 07/Reteh Kembali Melakukan Pengawasan SDM Bersama Masyarakat Desa Sanglar
Kegiatan Minggu Kasih, Upaya Polsek Kemuning Jaga Keamanan Masyarakat yang Melakukan Ibadah
Babinsa: Kami Siap Bantu dan Lindungi Masyarakat dari Bahaya Karhutla
Komsos Dengan Ketua RT Dan Tomas, Sertu Pardamaean Siregar Imbau Agar Melaporkan Setiap Kejadian Kepada Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas
Pastikam Wilayah Bebas Api, Babinsa Koramil 03/Tpl Laksanakan Patroli Tapal Batas di Kelurahan Kempas Jaya
Koramil 07/Reteh dan Masyarakat Bersinergi Jaga Keamanan dan Ketertiban dari Bahaya Karhutla
Babinsa Koramil 07/Reteh Kembali Melakukan Pengawasan SDM Bersama Masyarakat Desa Sanglar
Kegiatan Minggu Kasih, Upaya Polsek Kemuning Jaga Keamanan Masyarakat yang Melakukan Ibadah
Babinsa: Kami Siap Bantu dan Lindungi Masyarakat dari Bahaya Karhutla