Seorang Narapidana Kasus Korupsi di Lapas Pekanbaru Meninggal karena Corona
PEKANBARU, Medialokal.co - Sebanyak 16 orang narapidana di Lapas Kelas IIA Pekanbaru dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19.
Selain itu, ada empat petugas yang juga dinyatakan positif. Bahkan ada satu yang meninggal dunia akibat Covid-19 berinisial SH yang merupakan narapidana kasus korupsi.
"Narapidana ada 16 orang yang positif Covid-19, dan empat orang petugas pemasyarakatan," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Ibnu Chuldun, Jumat (30/10) dilansir dari merdeka.com.
Ibnu menjelaskan, SH sempat izin berobat atas rekomendasi dokter lapas didampingi oleh petugas dan kembali lagi ke lapas.
"Namun pada 26 Oktober 2020 sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, almarhum mengalami sesak napas dan dibawa ke RS Awal Bros dan dilakukan opname," jelasnya.
Setelah diperiksa dan dirontgen, terdapat virus Covid-19 pada paru-paru narapidana tersebut. Kemudian didampingi dr Rosamawati, petugas lapas dan keluarga, pasien dirawat hingga dinyatakan meninggal dunia.
"Almarhum dinyatakan positif Covid-19 oleh RS Awal Bros. Hasil tes swab juga masih berada di sana. Sementara untuk riwayatnya, almarhum memiliki penyakit jantung, dan sudah beberapa kali dibawa berobat keluar. Ini terlihat pada buku pengobatan pasien di klinik lapas Pekanbaru. Di mana mulai berobat pada 8 november 2016 dan terakhir berobat jumat pada tanggal 23 september 2020 dan dirujuk ke RS Awal Bros," jelasnya.
SH menjalani hukuman lantaran kasus korupsi dengan masa hukuman 8 tahun, denda pengganti 4 bulan dan kurungan uang pengganti 5 tahun.
Untuk diketahui, Lapas Kelas IIA Pekanbaru memiliki kapasitas sebanyak 771 orang. Namun kini lapas itu dihuni 1.502 warga binaan. Sedangkan jumlah petugas sebanyak 109 orang.(*)
Sumber Berita: merdeka.com


Berita Lainnya
Bapenda Batam Jelaskan Mekanisme dan Tugas Kader Pajak di Lingkungan Masyarakat
Dua Desa di Pelalawan Bersatu Tolak KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Warga: Lahan untuk Rakyat, Bukan Segelintir Orang
Monyet Biang Kerusuhan di Tembilahan Berhasil Dijebak , BBKSDA Lakukan Identifikasi
PWI Bengkalis Sorot Kepala UPT Samsat Bengkalis, Terkait Pemutihan Pajak
Sambutan Hangat Warga, Aksi Bagi Bendera Polsek Gaung Jadi Simbol Cinta NKRI
Pemilik PT WMI di Jakarta, Budi Nurhayati Tolak Penertiban Kawasan Hutan dan Pengelolaan Agrinas
Bapenda Batam Jelaskan Mekanisme dan Tugas Kader Pajak di Lingkungan Masyarakat
Dua Desa di Pelalawan Bersatu Tolak KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Warga: Lahan untuk Rakyat, Bukan Segelintir Orang
Monyet Biang Kerusuhan di Tembilahan Berhasil Dijebak , BBKSDA Lakukan Identifikasi
PWI Bengkalis Sorot Kepala UPT Samsat Bengkalis, Terkait Pemutihan Pajak
Sambutan Hangat Warga, Aksi Bagi Bendera Polsek Gaung Jadi Simbol Cinta NKRI
Pemilik PT WMI di Jakarta, Budi Nurhayati Tolak Penertiban Kawasan Hutan dan Pengelolaan Agrinas