Jadi TNI Gadungan untuk Nikahi Janda Kaya, Pria Ini Akhirnya Ditangkap Usai Warga Curiga

Pria S (tengah) anggota TNI AL gadungan diapit dua anggota TNI AL di Mako Posal Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (1/1/2021). (Sumber: Istimewa)

MEDIALOKAL.CO - Personel gabungan dari Poslanal Palabuhanratu, Puslatpurmar 6 Antralina, Lanal Bandung dan Kodim 0622, menangkap seorang marinir gadungan bernama Sarif.

Dia dibekuk lantaran menipu sang istri dengan mengaku sebagai anggota marinir. Penipuan pun sudah dilakoninya sejak 2016. 

Danposal Palabuhanratu Peltu Ayi Jalaludin mengatakan, Sarif merupakan warga Kalibaru, Clincing, Jakarta Utara, yang mengaku sebagai anggota TNI Angkatan Laut (AL) gadungan di Sukabumi, Jawa Barat.

Dia membidik janda kaya untuk dinikahi. “Motifnya ini mencari janda kaya lalu dinikahi untuk memperkaya diri sendiri," kata Ayi pada media, Jumat (01/01/2021). 

Ditangkap di Rumah Istri

Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Peribahasa tersebut pas disematkan kepada Sarif.

Aksinya terbongkar setelah masyarakat curiga dengannya, hingga akhirnya ia ditangkap oleh sejumlah anggota TNI AL gabungan dan Kodim 0622.

Lelaki 40 tahun itu ditangkap di rumah istri yang baru dinikahinya pada November 2020 di Kampung Cisitu, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (31/12/2020).

Usai ditangkap Sarif dibawa ke markas Komando Pos TNI AL (Posal) Palabuhanratu.

Pelaksana Tugas (Plt) Komandan Posal Pabuhanratu Peltu Ede Ayi Jalaludin mengatakan, setelah menangkap Sarif, pihaknya kemudian melakukan pendalaman, dan diketahui aksinya sudah dilakukan sejak tahun 2016.

"Dia (Sarif) ini sudah (jadi TNI gadungan) mulai dari 2016," kata Ayi.

Motif Cari Jodoh Wanita Kaya

Masih dikatakan Ayi, motif pelaku menjadi TNI gadungan ingin mengelabui wanita incarannya untuk dinikahi.

"Motifnya dia ini mencari jodoh janda kaya kemudian dinikahi untuk memperkaya diri sendiri," ungkapnya.

Dari aksinya itu, pelaku berhasil menikahi seorang wanita di Sukabumi, berinisial SM, pada Sabtu, 7 November 2020.

Untuk meyakinkan wanita yang ingin dinikahinya tersebut, pelaku ini membuat dokumen palsu.

Yakni berupa tanda anggota TNI AL dan surat izin menikah yang disebut dari atasannya dan akhirnya ia bisa menikahi istrinya secara resmi di KUA Ciemas.

"Kemudian dia membawa surat palsu izin itu, kemudian dinikahkan secara resmi, surat nikah resminya ada, pekerjaannya TNI di sini (surat nikah), ini dikeluarkan oleh KUA Ciemas. Berarti dia ini telah memalsukan dokumen ke KUA," katanya.

Terbongkar Usai Warga Curiga

Kata Ayi, aksi pelaku ini terbongkar setelah adanya laporan dari masyarakat yang curiga dengan perbuatan Sarif karena tidak mencerminkan anggota Korps Marinir TNI AL.

Mendapat informasi itu, sambung Ayi, pihaknya kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap Sarif di kediaman istrinya.

"Saudara S di hadapan petugas mengakui dirinya bukan sebagai anggota TNI" kata Ede kepada wartawan di Sukabumi, Jumat (1/1/2021).

Selain menangkap Sarif, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni seragam TNI AL, airsoft gun jenis revolver dan dokumen palsu.

Kata Ayi, pakaian dan atribut TNI yang digunakan pelaku dibelinya di Pasar Senin Jakarta dengan harga sekitar Rp 800.000 pada Juli 2020.

Sedangkan airsoft gun jenis revolver dalam kondisi rusak tanpa peluru dan gas dibeli dari temannya seharga Rp 200.000.

"Sekarang perkaranya masih kami kembangkan," ungkapnya.(*)

 

Sumber berita : Kompas.com






Loading...

[Ikuti Medialokal.co Melalui Sosial Media]