Pilihan
Melati Wulandari Terpilih dengan Suara Terbanyak 37 Lawan 10
Polsek Tempuling Amankan Pelaku Spesialis Pembobol Rumah Kosong
Tangani Pencemaran Lingkungan dan Waduk, BP Batam Bangun STTR
BATAM, Medialokal.co - Sebagai salah satu sumber air baku terbesar yang menyediakan hingga 70% kebutuhan air di Kota Batam, Waduk Duriangkang menjadi urat nadi utama yang menopang kehidupan masyarakat dan keberlangsungan roda perekonomian.
Dengan luas catchment area yang mencapai lebih dari 7.500 Ha, Waduk Duriangkang mampu menampung air baku dengan kapasitas lebih dari 100 juta m3.
Asisten Manager Penanganan Limbah, Misyar Yunanto mengemukakan, untuk penanganan pencemaran lingkungan dan waduk, BP Batam telah membangun beberapa Sedimentasi Trap Trash Rack (STTR).
Sedimentasi Trap Trash Rack (STTR) merupakan sebuah alat untuk menyaring sampah yang akan masuk ke waduk, sehingga air baku yang akan masuk ke waduk sudah dalam kondisi bersih dan aliran airnya sudah lancar.
Sesuai Detail Engineering Design (DED), untuk Waduk Duriangkang, rencananya akan dibangun sebanyak 12 unit, namun tidak semua sekaligus pembangunannya dilaksanakan. Rinciannya sebanyak 8 unit akan dibangun trash rack dan sisanya 4 unit dibangun sand trap.
“Waduk Sungai Harapan sudah dibangun 1 unit dan selesai pada tahun 2020. Untuk di Waduk Duriangkang baru 3 unit, yaitu STTR 4, STTR 5 dan STTR 6. Dari enam Waduk yang ada sudah terbangun 4 unit STTR. Rencananya akan ada pembangunan lagi untuk Waduk Tembesi 1 unit STTR,” kata Misyar Yunanto.
Sementara itu teknisi pengelolaan limbah, Untung Suardi, mengemukakan, tidak hanya sampah saja, tetapi lumpur dan pasir dapat tersaring di bangunan sedimentasi trap yang secara berkala dikeruk (normalisasi) untuk menghindari pendangkalan waduk, sehingga kapasitas tampung waduk dapat dipertahankan dan air baku dapat terjaga untuk pemenuhan air bersih bagi masyarakat Kota Batam
“Jika terjadi hujan selama 2-3 jam, sampah yang ditampung sudah penuh satu bak atau sekitar 3 sampai 4 meter kubik. Jika hujan seperti kemarin (Minggu, 10/1/2021), satu hari bisa dua kali lipat sampah yang kita tampung,” jelas Untung Suardi yang ditemui pada Senin (11/1/2021) saat sedang memantau aktifitas (STTR) inlet-5 yang berdekatan dengan perumahan Duta Mas.
Untung, menambahkan, STTR tetap dijalankan setiap hari dan bisa dihidupkan dengan sistem otomatis. Sementara itu, untuk pengelompokan sampah saat ini hanya kayu yang dapat pisahkan, karena kayu tidak bisa dihancurkan dengan mesin pembakaran.
Terkait dengan banyaknya sampah yang mengaliri drainase, Untung Suardi, mengharapkan dukungan masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya.
“Jangan membuang sampah ke saluran air atau drainase karena dapat menyebabkan pencemaran lingkungan,” kata Untung Suardi.
Beberapa waktu lalu, Kepala BP Batam Muhammad Rudi, melakukan rapat koodinasi bersama BP Batam dan Pemko Batam untuk memastikan permasalahan banjir akan segera diselesaikan. Penanganan masalah banjir dan bencana alam lainnya saat ini menjadi prioritas utama di Kota Batam. (*)


Berita Lainnya
Melati Wulandari Terpilih dengan Suara Terbanyak 37 Lawan 10
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora S.H, S.I.K, Pimpin Upacara Sertijab Kabag Log, Kapolsek dan Pelantikan PS Kasat Binmas
Pangdam XIX Agus Hadi Buka Diklat Jurnalistik, Latih 500 Prajurit Bersama JMSI Riau
Babinsa Koramil 04/Kuindra Wujudkan Kepedulian terhadap Masyarakat Melalui Metode Komsos
Praka Adzan Niko Rutin Laksanakan Komsos di Desa Perigi Raja
Masyarakat Kelurahan Pulau Kijang Apresiasi Komsos Babinsa Koramil 07/Reteh
Melati Wulandari Terpilih dengan Suara Terbanyak 37 Lawan 10
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora S.H, S.I.K, Pimpin Upacara Sertijab Kabag Log, Kapolsek dan Pelantikan PS Kasat Binmas
Pangdam XIX Agus Hadi Buka Diklat Jurnalistik, Latih 500 Prajurit Bersama JMSI Riau
Babinsa Koramil 04/Kuindra Wujudkan Kepedulian terhadap Masyarakat Melalui Metode Komsos
Praka Adzan Niko Rutin Laksanakan Komsos di Desa Perigi Raja
Masyarakat Kelurahan Pulau Kijang Apresiasi Komsos Babinsa Koramil 07/Reteh