Pilihan
Sebanyak 130 Calon Peserta Didik SMA Negeri Plus Riau Ikuti Psikotest
Tes Kesehatan di RSUD Arifin Ahmad Berlangsung Cepat dan Tertib
Melati Wulandari Terpilih dengan Suara Terbanyak 37 Lawan 10
Ikan Diambil dari Laut RI Rp220 Triliun, Kok PNBP Kelautan Cuma Rp600 Miliar?
MEDIALOKAL.CO - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk sumber daya kelautan hanya mencapai Rp600 miliar per tahun. Padahal, tingkat pendapatan pendapatan tangkap laut mencapai Rp220 triliun per tahunnya.
PNBP juga tercatat lebih kecil dari pada nilai yang berada di pertambangan yang mencapai 5%-10% dari angka yang diperoleh.
Kepala Badan Riset Sumber Daya Manusia (BRSDM) KKP Sjarief Widjaja menyebut, kecilnya sumbangsi sumber daya kelautan untuk kas negara, mendorong Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, merumuskan salah satu pokok pikirannya yakni meningkatkan PNBP untuk sektor kelautan.
"Sumber daya kelautan ini perlu didorong, nanti saya berikan gambarannya, kenapa itu? Contohnya perikanan tangkap, bisnis opportunity yang sudah terjadi, omzetnya, value yang sudah ditarik dari laut, itu Rp220 triliun per tahun. Tetapi PNBP-nya hanya Rp600 miliar," ujar dia Sabtu (6/3/2021).
KKP menargetkan PNBP sumber daya kelautan akan mencapai Rp12 triliun. Target itu akan mulai implementasikan pada tahun 2021 ini. Di sisi lain, pihaknya juga akan meningkatkan penghasilan para nelayan.
"Sekarang kita mau mendorong PNBP-nya dari Rp600 miliar itu akan kita dorong menjadi Rp12 triliun untuk tahun ini. Dengan begitu kita bisa membuat return kepada nelayan kecil agar kapasitas mereka bisa kita tingkatkan," tutur dia.
Untuk meningkatkan nilai PNBP, KKP akan memanfaatkan atau melakukan budidaya komoditas unggulan yang diperkirakan bisa di bawah ke pasar internasional. Adapun Komoditas tersebut adalah udang, lobster, rumput laut, dan komoditas lainnya.
Dia mencatat, potensi komoditas laut tersebut sangat potensial di pasar global. Saat ini nilai pasarnya mencapai 162 miliar dolar AS. Udang misalnya mencapai 24 miliar dolar AS.
"Ada 162 miliar dolar AS pasar yang sudah ready saat ini, bukan demand, tapi pasar. Karena demand harus lebih besar dari itu. Tapi ini 162 miliar dolar AS. Dan paling besar adalah udang ini 24 miliar dolar AS," tutur dia*
sumber :
https://spiritriau.com/Ekbis/Ikan-Diambil-dari-Laut-RI-Rp220-Triliun--Kok-PNBP-Kelautan-Cuma-Rp600-Miliar-


Berita Lainnya
Babinsa Sertu Wisnu Hartono Dampingi Tim SPPG, Pastikan Distribusi MBG Tepat Sasaran di Tempuling
Tinjau Lokasi KDKMP, Danramil 03/Tempuling Pastikan Persiapan Berjalan Maksimal
Serda M. Taher Patroli Tapal Batas, Imbau Warga Sungai Terab Tidak Buka Lahan dengan Membakar
Sertu Johansah Gelar Komsos di Kampung Pancasila, Perkuat Kebersamaan Babinsa dan Warga
Pratu Jimmy Sembiring Komsos Santai Ajak Warga Kampung Baru Jaga Kesehatan dan Waspada Narkoba
Babinsa Koramil 04/Kuindra Imbau Warga Jaga Kesehatan dan Jauhi Narkoba
Babinsa Sertu Wisnu Hartono Dampingi Tim SPPG, Pastikan Distribusi MBG Tepat Sasaran di Tempuling
Tinjau Lokasi KDKMP, Danramil 03/Tempuling Pastikan Persiapan Berjalan Maksimal
Serda M. Taher Patroli Tapal Batas, Imbau Warga Sungai Terab Tidak Buka Lahan dengan Membakar
Sertu Johansah Gelar Komsos di Kampung Pancasila, Perkuat Kebersamaan Babinsa dan Warga
Pratu Jimmy Sembiring Komsos Santai Ajak Warga Kampung Baru Jaga Kesehatan dan Waspada Narkoba
Babinsa Koramil 04/Kuindra Imbau Warga Jaga Kesehatan dan Jauhi Narkoba