Pilihan
Sebanyak 130 Calon Peserta Didik SMA Negeri Plus Riau Ikuti Psikotest
Tes Kesehatan di RSUD Arifin Ahmad Berlangsung Cepat dan Tertib
Melati Wulandari Terpilih dengan Suara Terbanyak 37 Lawan 10
Stunting Bisa Dicegah sejak Masa Kehamilan dengan Rutin USG
MEDIALOKAL.CO - DOKTER spesialis gizi klinik Amalia Primahastuti mengungkapkan bahwa stunting bisa dicegah sejak masa kehamilan dengan rutin melakukan pemeriksaan USG. Stunting sendiri merupakan kondisi kurang gizi kronis yang ditandai tinggi badan tidak normal pada anak.
Pemeriksaan rutin bisa membantu mengetahui apakah pertumbuhan janin sudah sesuai dengan usianya. Kemudian demi menghindari terjadinya pertumbuhan janin yang terhambat, maka ibu hamil tidak boleh berada dalam kondisi kekurangan gizi serta terhindar dari infeksi agar tidak terjadi kelahiran prematur.
Dokter Amalia menjelaskan, supaya ibu hamil tidak kekurangan gizi maka perlu mengonsumsi makanan bergizi seimbang yakni makro seperti karbohidrat, protein, dan lemak; kemudian mikro yaitu vitamin dan mineral. Dibutuhkan juga suplemen selama hamil untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu dan janin.
Setelah bayi lahir, deteksi dini dapat dilakukan dengan secara rutin mengukur berat dan panjang atau tinggi badan setiap bulannya pada usia 0?"12 bulan dan setiap 3 bulan pada usia 1?"3 tahun.
Untuk nutrisi anak, ia menyarankan bayi di bawah usia 6 bulan mendapatkan ASI eksklusif karena ada banyak manfaat yang bisa didapatkan. Lalu sebagai asupan nutrisi pada bayi dilanjutkan dengan pemberian MPASI saat berusia 6 bulan.Dia juga menekankan imunisasi sesuai jadwal, stimulasi, dan menjaga kebersihan mencakup menggunakan air bersih saat MCK, makan dan minum, serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebagai cara lainnya untuk mencegah anak stunting.
"Kebersihan sangat penting bagi ibu hamil dan menyusui, terlebih saat pandemi, karena berisiko terkena penyakit infeksi termasuk virus covid-19. Pada masa pandemi juga kemungkinan makin banyak anak yang berisiko mengalami stunting karena terbatasnya akses makanan dan layanan kesehatan," papar dr Amalia dalam keterangannya, seperti dikutip dari Antara.
Kemudian apabila anak telanjur stunting, dia menyarankan orangtua membawa anak ke rumah sakit untuk mendapatkan terapi. Pada stunting fase awal, terapi mampu membuat tinggi anak ke arah normal.
Lebih lanjut secara umum terapi pada anak stunting mencakup pemberian makanan bergizi seimbang dengan kalori yang adekuat dan suplementasi gizi mikro.
Pemerintah Indonesia sendiri sebenarnya sudah menjalankan berbagai program untuk meningkatkan asupan makan melalui Program Makanan Tambahan (PMT) dan suplementasi seperti kapsul vitamin A, multivitamin), dan zinc (zat besi).*
sumber :
https://spiritriau.com/Kesehatan/Stunting-Bisa-Dicegah-sejak-Masa-Kehamilan-dengan-Rutin-USG


Berita Lainnya
Babinsa Sertu Wisnu Hartono Dampingi Tim SPPG, Pastikan Distribusi MBG Tepat Sasaran di Tempuling
Tinjau Lokasi KDKMP, Danramil 03/Tempuling Pastikan Persiapan Berjalan Maksimal
Serda M. Taher Patroli Tapal Batas, Imbau Warga Sungai Terab Tidak Buka Lahan dengan Membakar
Sertu Johansah Gelar Komsos di Kampung Pancasila, Perkuat Kebersamaan Babinsa dan Warga
Pratu Jimmy Sembiring Komsos Santai Ajak Warga Kampung Baru Jaga Kesehatan dan Waspada Narkoba
Babinsa Koramil 04/Kuindra Imbau Warga Jaga Kesehatan dan Jauhi Narkoba
Babinsa Sertu Wisnu Hartono Dampingi Tim SPPG, Pastikan Distribusi MBG Tepat Sasaran di Tempuling
Tinjau Lokasi KDKMP, Danramil 03/Tempuling Pastikan Persiapan Berjalan Maksimal
Serda M. Taher Patroli Tapal Batas, Imbau Warga Sungai Terab Tidak Buka Lahan dengan Membakar
Sertu Johansah Gelar Komsos di Kampung Pancasila, Perkuat Kebersamaan Babinsa dan Warga
Pratu Jimmy Sembiring Komsos Santai Ajak Warga Kampung Baru Jaga Kesehatan dan Waspada Narkoba
Babinsa Koramil 04/Kuindra Imbau Warga Jaga Kesehatan dan Jauhi Narkoba