Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Lestarikan Permainan Tradisional, Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Festival Budaya Gasing di Pulau Palas
TEMBILAHAN-Untuk terus melestarikan permainan tradisional atau permainan rakyat di tengah-tengah masyarakat pada zaman modern ini, Mahasiswa Kinerja UNRI di Desa Pulau Palas Kecamatan Tembilahan Hulu menggelar Festival Budaya Gasing (fesbug), Minggu (19/8).
Festival yang dilaksanakan di lapangan terbuka Padar Pulau Palas itu mampu menarik perhatian warga sekitar, bahkan ada warga dari daerah lain yang ikut menyaksikan dan menjadi peserta dalam olahraga tradisional tersebut. Hal ini membuktikan, bahwa kepedulian warga untuk mengembangkan dan melestarikan seni budaya tidak hilang ditelan zaman.
Rifad Andrian Saragih, Ketua Kelompok Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) UNRI yang juga panitia pelaksana mengatakan, festival budaya gasing tersebut bertujuan untuk mengembangkan dan melestarikan seni budaya yang ada di daerah, khususnya di Desa Pulau Palas dan memberikan pemahaman kepada warga, sehingga nantinya permainan gasing ini tidak lagi dianggap permainan biasa.
“Festival yang kita laksanakan dalam rangka HUT RI 73 ini, cukup mendapat perhatian dari warga, karena selain diramaikan oleh para penonton, peserta yang mengikuti perlombaan juga banyak, yang berasal dari berbagai daerah di luar desa, ” tuturnya.
Dijelaskannya, dalam pelaksaan perlombaan tersebut, para peserta harus menunjukkan kebolehan mereka dalam memutar dan memukul gasing, sehingga akhirnya didapatlah beberapa pemenang yang berhak mendapatkan hadiah dari panitia.
“Sistem permainan menggunakan sistem gugur, yang dibagi beberapa group, dan tergantung jenis gasingnya,” terangnya.
Sementara itu, Fit, salah seorang peserta lomba mengatakan, bahwa dirinya tertarik mengikuti lomba tersebut karena memang selama ini ia sangat menyukai permainan gasing. Diakuinya, hampir setiap malam selama Bulan Ramadhan, ia dan teman-temannya bermain gasing di halaman rumah sambil menunggu datangnya waktu sahur.
“Saya sangat suka bermain gasing, karena selain olahraga, permainan ini juga bisa mendatangkan kegembiraan dan kesenangan bagi para pemain. Selain itu, tentunya dalam rangka melestarikan dan mempertahankan seni budaya kita agar tidak luntur dan tergeser oleh budaya luar,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pulau Palas, Arifin. S.Ag dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan yang dimotori Mahasiswa Kukerta UNRI tersebut sangat diharapkan berlangsung dengan sukses, sehingga bisa menjadi motivasi dalam melaksanakan kegiatan kegiatan serupa pada masa mendatang.
"Festival Budaya Gasing ini kita harapkan sukses, karena dapat menjadi pemicu bagi kita semua untuk tetap melestarikan seni budaya masyarakat kita di masa datang, " ungkap Arifin.(ad)


Berita Lainnya
Polsek Kemuning Dukung Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
Babinsa Koramil 07/Reteh Laksanakan Pengawasan SDM Bersama Masyarakat Kel Madani
Babinsa Koramil 07/Reteh Laksanakan Patroli Tapal Batas di Parit 3 Kel Pulau Kijang
Serda Suirwansah Pacu Semangat Pekerja Bangunan Koperasi Merah Putih Didesa Binaan
Babinsa Koramil 03/Tempuling Rutin Laksanakan Patroli Tapal Batas Di Desa Binaan
Babinsa Koramil 09/Kemuning: Kami Akan Terus Dukung Kegiatan Makan Bergizi Gratis di Wilayah Binaan
Polsek Kemuning Dukung Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
Babinsa Koramil 07/Reteh Laksanakan Pengawasan SDM Bersama Masyarakat Kel Madani
Babinsa Koramil 07/Reteh Laksanakan Patroli Tapal Batas di Parit 3 Kel Pulau Kijang
Serda Suirwansah Pacu Semangat Pekerja Bangunan Koperasi Merah Putih Didesa Binaan
Babinsa Koramil 03/Tempuling Rutin Laksanakan Patroli Tapal Batas Di Desa Binaan
Babinsa Koramil 09/Kemuning: Kami Akan Terus Dukung Kegiatan Makan Bergizi Gratis di Wilayah Binaan