Kongres Mahasiswa ke-11 Unisi Dinilai Cacat Aturan
TEMBILAHAN, Medialokal.co - Terjadi kejanggalan pada saat pembukaan sidang pleno I dalam Kongres Mahasiswa ke-11 Universitas Islam Indragiri di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Sabtu (06/11/2021).
Kongres yang dibuka langsung oleh Rektor Unisi H Najamuddin yang dihadiri oleh seluruh peserta Kongres yang terdiri dari Organisasi Mahasiswa itu terkesan tidak sesuai dengan aturan yang sudah dilaksanakan dan disepakati pada Kongres tahun-tahun sebelumnya.
Hal itu dinyatakan oleh Gubernur Terpilih Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Ahmad Alfian Hadi saat menyuarakan kekesalan terhadap penyelenggaraan Kongres yang merupakan pengambilan keputusan tertinggi yang ada di Ormawa Universitas Islam Indragiri.
Diungkapkan Alfian, penyelenggaran Kongres itu tidak sesuai ketentuan. Pasalnya, untuk diketahui, di dalam persidangan biasanya pimpinan sidang sementara berjumlah ganjil.
"Cacat aturan, Kongres ini tidak sesuai ketentuan tahun-tahun sebelumnya. Pimpinan sidang sementara itu harusnya berjumlah ganjil, seperti contohnya 3, 5, 7 orang," ungkap Alfian, Sabtu (06/11/2021) pukul 19:00 WIB.
Menurut Alfian, Kongres yang diselenggarakan ini terkesan tidak tahu aturan, yakni menyepekati pimpinan sidang sementara hanya berjumlah dua orang. Hal ini tentunya menciderai Kongres Mahasiswa Universitas Islam Indragiri.
"Belum lagi pimpinan sidang yang otoriter, hal ini dibuktikan pada saat kami melakukan instrupsi, hal itu tidak digubris Pimpinan Sidang," tuturnya.
Belum lagi diungkapkan Alfian, tidak digubrisnya intrupsi yang disampaikan oleh pihaknya lantaran permasalahan waktu.
"Kalau waktu yang dipermasalahkan, jangan laksanakan Kongres, langsung saja pemilihan. Karena Kongres ini bagian terpenting dalam keputusan tertinggi yang ada di dalam Organisasi Mahasiswa Unisi," sebutnya.
Dikatakan Alfian dengan berang, ada kecacatan dalam persidangan ini, yaitu tampak pada kehadiran peserta penuh dan peserta peninjau.
"Tidak perlu sebutkan dari UKM apa, yang jelas UKM ini baru dibentuk tahun ini, namun sudah menjadi peserta penuh. Ini merupakan kelalaian dari panitia Kongres," ungkapnya.
Hingga pukul 18:30 WIB, sambung Alfian, Kongres Mahasiswa masih berjalan, lebih dari setengah peserta forum terlihat undur diri lantaran penyelenggaraan tidak sesuai mekanisme persidangan.


Berita Lainnya
Estafet Kepemimpinan Polres Inhil: Melanjutkan Pengabdian untuk Tanah 20 Kecamatan
Jeli Mengawasi: Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 HP dalam Bungkusan Lauk
Bhabinkamtibmas Turun ke Lahan, Pastikan Jagung Program Asta Cita Tumbuh Optimal di Keritang
Kapolsek Siak Perkuat Sinergitas Melalui Silaturahmi dengan Koramil 01 Siak
Demi Ketertiban Pasar dan Jalan, Hewan Peliharaan di Kecamatan GAS Diminta Diikat dan Dikandang
Polsek Keritang dan Petani Bersinergi, Timun di KM 09 Tumbuh Subur Demi Pangan Negeri
Estafet Kepemimpinan Polres Inhil: Melanjutkan Pengabdian untuk Tanah 20 Kecamatan
Jeli Mengawasi: Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 HP dalam Bungkusan Lauk
Bhabinkamtibmas Turun ke Lahan, Pastikan Jagung Program Asta Cita Tumbuh Optimal di Keritang
Kapolsek Siak Perkuat Sinergitas Melalui Silaturahmi dengan Koramil 01 Siak
Demi Ketertiban Pasar dan Jalan, Hewan Peliharaan di Kecamatan GAS Diminta Diikat dan Dikandang
Polsek Keritang dan Petani Bersinergi, Timun di KM 09 Tumbuh Subur Demi Pangan Negeri