Setelah Teluk Dalam, Longsor Kembali Terjadi di Desa Tanjung Baru Inhil, 20 KK Jadi Korban

Foto : Tampak kondisi warga yang melakukan evakuasi saat terjadinya longsor (medialokal.co)

TANAH MERAH, Medialokal.co - Bencana longsor pada awal tahun 2022 ini kembali terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Setelah meruntuhkan beberap unit rumah warga di Desa Teluk Dalam, Kecamatan Kuindra, Longsor Kembali terjadi di Desa Tanjung Baru Kecamatan Tanah Merah, Senin (03/01/2022).

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun reporter medialokal.co dilapangan, musibah longsor akibat abrasi tanah tersebut terjadi lebih tepatnya di RT 01 dan RT 02 Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanah Merah sekira pukul 21:15 wib.

Akibat musibah longsor ini, lebih kurang sekitar 18 unit rumah pemukiman warga ambruk.

Berikut data-data korban bencana longsor di Desa Tanjung Baru :

1. Umar (60) di Jalan Perepat RT 01 RW 01 Desa Tanjung Baru
2. Kasim (68) Jalan Perepat RT 01 RW 01 Desa Tanjung Baru
3. Ambo Tahang (53) Jalan Kenangan RT 02 RW 01 Desa Tanjung Baru
4. Heri (40) Jalan Kenangan RT 02 RW 01 Desa Tanjung Baru
5. Halim (70) Jalan Kenangan RT 02 RW 01 Desa Tanjung Baru
7. Doni (36) Jalan Kenangan RT 02 RW 01 Desa Tanjung Baru
8. Dulah (58) Jalan Perepat RT 01 RW 01 Desa Tanjung Baru
9. Hernawati (57) Jalan Kenangan RT 02 RW 01 Desa Tanjung Baru
10. Ismail (45) Jalan Perepat RT 01 RW 01 Desa Tanjung Baru
11. Hariyanto (35) Jalan Kenangan RT 02 RW 01 Desa Tanjung Baru
12. Dundun (42) Jalan Perepat RT 01 RW 01 Desa Tanjung Baru
13. Iyen (35) Jalan Perepat RT 01 RW 01 Desa Tanjung Baru
14. Ridwan (45) Jalan Kenangan RT 02 RW 01 Desa Tanjung Baru
15. Lapanye (70) Jalan Perepat RT 01 RW 01 Desa Tanjung Baru
16. Ambo Tua (45) Jalan Perepat RT 01 RW 01 Desa Tanjung Baru
17. Rusdiyanto (46) Jalan Perepat RT 01 RW 01 Desa Tanjung Baru
18. Bustank (65) Jalan Perepat RT 01 RW 01 Desa Tanjung Baru
19. Marhadi (38) Jalan Kenangan RT 02 RW 01 Desa Tanjung Baru
20. Rasi (72) Jalan Kenangan RT 02 RW 01 Desa Tanjung Baru


Berdasarkan keterangan sumber media ini, Suhen salah seorang warga menuturkan sekira pukul 23:00 wib 02/01/2022 ia pulang kerumahnya yang beralamat di Jalan Perepat RT 01 RW 01 Desa Tanjung daat membuka pintu, pintu tidak bisa dibuka.

Setelah itu, Suhen pun mencari tahu kenapa pintu rumahnya tidak terbuka, kemudian menyenter kebawah rumah dan melihat tanah bawah rumah sudah retak/bergeser ke arah sungai.

"Mengetahui hal itu saya langsung memberi tahu kepada pemilik rumah di sekitar pinggiran sungai bahwa tanah retak/bergeser, atas hal itu masyarakat langsung memindahkan barang-barang miliknya untuk dipindahkan ke rumah keluarga yang lain," ungkapnya

Dan pada hari Senin 03/01/2022 sekira pukul 21.15 wib, terjadilah bencana longsor tersebut. 

Danramil 02/Tanah Merah, Kapten Inf Rohadi Handoko menuturkan, dalam kejadian musibah tanah longsor ini tidak terdapat korban jiwa.

"Kerugian sampai saat ini belum dapat ditaksir dan dugaan awal terjadinya musibah tanah longsor disebabkan oleh abrasi air sungai, hal ini dikarenakan pemukiman rumah masyarakat yang mengalami musibah longsor berada disepanjang pinggir sungai Tanjung baru," pungkas Danramil. (*)





Loading...

[Ikuti Medialokal.co Melalui Sosial Media]