Pasiops Kodim 0314/Inhil, Sampaikan Materi di Forum Pembauran Kebangsaan


TEMPULING, MEDIALOKAL.CO -- Forum Pembauran Kebangsaan, merupakan tempat berbaurnya bagi semua elemen bangsa dengan berbagai latar belakang baik dari segi suku, agama, ras dan golongan. Dengan adanya pembauran maka kebhinnekaan di Indonesia tetap terawat dan terjaga sebagai kekuatan. Forum tersebut harus dikenalkan kepada masyarakat, melalui sosialisasi secara terus menerus.

Maka pada hari Kamis (24/03/2022) bertempat di aula Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir, Riau telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) oleh badan kesatuan bangsa dan politik ( kesbangpol ) kabupaten Inhil dan Tim FPK Provinsi Riau Dr. Machasin.

Dalam acara ini dihadiri oleh Dandim 0314/Inhil diwakili Pasi Ops Kapten Inf Tarmizi, Kepala Furom Pembauran Kebangsaan Propinsi Riau Bapak Dr. Muhasin, Msi, Kepala Badan Kesbangpol Kab. Inhil Bapak Arifin, S.Sos, Sekritares Kesbangpol Kab Inhil Bapak Marlis Syarif, Kepala Furom Pembauran Kebangsaan Kab. Inhil Bapak Zaini Awang, Msi, Danramil 03/Tpl Kapten Inf Riswanto, Camat Tempuling H. Junaidi. S.Sos, Kapolsek Tempuling diwakili Kanit Binmas Iptu Gunawan, Furom Pembauran Kebangsaan Kec. Tempuling Bapak H. Baharuddin, Ketua MUI Kec. Tempuling H. Ustad Kafrawi Satar, Anggota Furom Pembauran Kampung Pancasila, Toga, tomas, toda serta Rt dan Rw.

Dalam kesempatan memberi materi, Dandim 0314/Inhil Letkol Arh M. Nahruddin Roshid, SE.,M.Tr(Han) yang diwakili oleh pasiopsdim 0314/Inhil Kapten Inf Tarmizi, menyampaikan tentang empat konsensus dasar dalam berbangsa dan bernegara.

“Kita sebagai bangsa Indinesia, dalam berbangsa dan bernegara harus berpegang kuat dengan empat konsensus dasar berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Empat hal ini jangan sampai goyah, inilah sendi dasar berbangsa dan bernegara. Tegak dan utuhnya negara kita, tergantung pada kokohnya empat hal ini”, tegas pasiopsdim.

Selanjutnya pasiopsdim menambahkan, ujian dan cobaan untuk menggoyahkan empat hal tersebut selalu datang silih berganti. Ingat sejarah, ada yang ingin mengganti Pancasila, ada yang mengganggu keutuhan Bhinneka Tunggal Ika melalui aksi-aksi intoleransi, dan bahkan masih ada gerakan untuk memisahkan diri dari NKRI. maka dari itu waspadalah, kita perkuat pemahaman kita tentang empat hal tersebut.(*)





Loading...

[Ikuti Medialokal.co Melalui Sosial Media]