Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Cerita Hasto soal Reaksi Megawati Sikapi Celaan Yahya Waloni
MEDIALOKAL.CO - Pendakwah berlatar belakang mualaf Ustaz Yahya Waloni membuat heboh karena mencaci sejumlah ulama di pihak pendukung Joko Widodo seperti KH Ma’ruf Amin dan Tuan Guru Bajang (TGB) M Zainul Majdi. Selain itu, Yahya juga mencela Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnopurti.
Lantas, bagaimana reaksi Megawati ketika tahu soal celaan yang dilontarkan Yahya Waloni? Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, Presiden Keenam RI itu tak tersinggung oleh caci maki.
"Bu Mega sudah kenyang cacian seperti itu," kata Hasto di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (18/9).
Hanya saja, kata Hasto, pihak yang tak bisa menerima cacian Yahya Waloni adalah massa akar rumput PDIP. Selain itu, massa Nahdatul Ulama (NU) juga geram dengan Yahya Waloni yang mencela Kiai Ma’ruf maupun TGB.
Menurut Hasto, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah berupaya menenangkan masyarakat yang marah dengan pernyataan Yahya Waloni.
“Arena masuk delik hukum, mereka adukan saja lewat jalur hukum. Itu sikap positif yang ditunjukan sekjen PKB dan PPP. Mereka berusaha meredam apa pun persoalannya di negara hukum," kata Hasto yang juga sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin (TKN Jokowi - Ma'ruf) itu.
Politikus asal Yogyakarta itu sudah bertanya kepada Megawati mengenai langkah PKB dan PPP. Hasto menuturkan, Megawati mengapresiasi langkah-langkah PPP meredam massa di bawah yang marah lantaran Kiai Ma’ruf dicela.(jpnn.com)


Berita Lainnya
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat
Dua Kader GMNI Inhil Resmi Dikukuhkan sebagai DPP GMNI Periode 2025–2028
PLN Berhasil Operasikan Jalur 2 Transmisi Pangkalan Brandan-Langsa, Pasokan Listrik Ke Aceh Makin Andal
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat
Dua Kader GMNI Inhil Resmi Dikukuhkan sebagai DPP GMNI Periode 2025–2028
PLN Berhasil Operasikan Jalur 2 Transmisi Pangkalan Brandan-Langsa, Pasokan Listrik Ke Aceh Makin Andal