Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Baru Dilantik, Hengky Kurniawan Sudah Tolak Gratifikasi Rp1 Miliar
MEDIALOKAL.CO - Menduduki kursi Wakil Bupati untuk Kabupaten Bandung Barat, banyak tugas yang diemban oleh pesinetron Hengky Kurniawan. Salah satunya adalah soal menjalankan tugas secara benar dengan menolak segala praktik uang di dalamnya.
Penyalahgunaan wewenang karena iming?iming uang memang sudah disadari betul oleh Hengky. Ia pun sedari awal sudah berkomitmen akan selalu menjaga amanah masyarakat agar tidak tergiur dengan hal tercela tersebut.
Baru juga duduk di kursi wakil Bupati, ternyata Hengky sudah sempat mendapat tawaran gratifikasi dari sejumlah oknum untuk memuluskan keinginannya. Tentu saja melalui cara?cara illegal di dalamnya.
"Seminggu sebelum dilantik itu saya sudah mendapat teror dari beberapa oknum lah yang ingin jadi pejabat publik, memuluskan projek, pokoknya macam-macam lah. Uang yang ditawarkan itu nyaris Rp1 Miliar," kata Hengky saat dihubungi melalui sambungan telefon oleh Okezone.
Lebih lanjut ia pun menceritakan soal pengalamannya yang cukup mengagetkan tersebut. Beruntung ayah tiga anak itu tidak langsung tergiur dengan iming-iming uang yang jumlahnya tidak sedikit tersebut.
"Ya kaget lah, karena tiba?tiba aja berdatangan. Tapi InsyaAllah saya akan amanah, saya bilang sama mereka itu bahwa saya tidak bisa menerima karena bertentangan dengan hati nurani," sambung Hengky.
Memang sudah menjadi rahasia umum jika banyak pejabat publik yang di awal mengaku amanah, namun lantas tergiur pula dengan uang yang ditawarkan. Tapi pada akhirnya pejabat-pejabat ini lupa dengan apa yang sudah mereka janjikan selaku abdi masyarakat.
Menanggapi hal ini, pria 35 tahun tersebut berharap agar masyarakat juga tidak menyamaratakan semua orang. Ia mengingatkan jika tidak semua orang?orang di pemerintahan mempunyai keinginan negatif. Seperti halnya penyalahgunaan wewenang.
"Tidak dipungkiri ada yang seperti memanfaatkan jabatan. Tapi kita juga tidak boleh menutup mata kepada mereka yang memang mau benar-benar melayani publik dengan tulus," pungkas Hengky.
(okezone.com)


Berita Lainnya
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat
Dua Kader GMNI Inhil Resmi Dikukuhkan sebagai DPP GMNI Periode 2025–2028
PLN Berhasil Operasikan Jalur 2 Transmisi Pangkalan Brandan-Langsa, Pasokan Listrik Ke Aceh Makin Andal
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat
Dua Kader GMNI Inhil Resmi Dikukuhkan sebagai DPP GMNI Periode 2025–2028
PLN Berhasil Operasikan Jalur 2 Transmisi Pangkalan Brandan-Langsa, Pasokan Listrik Ke Aceh Makin Andal