Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Ketua DPR: Pemerintah sebaiknya angkat dulu guru honorer, baru buka CPNS
MEDIALOKAL.CO - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta pemerintah segera mencari solusi terkait permasalahan guru honorer atau K2. Hal ini menyikapi aksi mogok kerja para guru honorer yang mempermasalahkan syarat umur seleksi CPNS 2018.
"Memang situasi guru honorer dari waktu ke waktu dicarikan solusi untuk penyelesaiannya," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/9).
Bamsoet menilai permasalahan guru honorer yang sangat penting. Sebab, banyak guru yang belum diangkat tetapi sudah ada pembukaan CPNS baru.
"Sementara kita dengar masih membuka lagi pendaftaran, saran kami dari DPR melalui komisi terkait sebaiknya pemerintah mengangkat dulu yang honorer, baru buka CPNS baru," ungkapnya.
Sebelumnya, ribuan guru honorer Kabupaten Karawang yang masuk dalam kategori dua atau Honorer K2 mogok mengajar, Senin (17/9). Ketua Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Karawang, Ahmad Gozali dalam pernyataan menjelaskan, hingga saat ini belum ada perubahan atas kebijakan penerimaan CPNS 2018 bagi honorer K2, syarat ikut mendaftar sama dengan pelamar umum.
"Honorer K2 tidak ada prioritas sama sekali, persyaratan CPNS sama seperti pelamar umum batasan usia di bawah 35 tahun, padahal rata-rata honorer K2 ini berusia di atas 35 tahun," kata Ahmad Gozali, (17/9).
(merdeka.com)


Berita Lainnya
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat
Dua Kader GMNI Inhil Resmi Dikukuhkan sebagai DPP GMNI Periode 2025–2028
PLN Berhasil Operasikan Jalur 2 Transmisi Pangkalan Brandan-Langsa, Pasokan Listrik Ke Aceh Makin Andal
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat
Dua Kader GMNI Inhil Resmi Dikukuhkan sebagai DPP GMNI Periode 2025–2028
PLN Berhasil Operasikan Jalur 2 Transmisi Pangkalan Brandan-Langsa, Pasokan Listrik Ke Aceh Makin Andal